KONSEP INTEGRASI SOSIAL: KAJIAN PEMIKIRAN SAID NURSI

Abstrak: Tulisan ini berbicara tentang rancang bangun filsafat ilmu keislaman yang perlu dikembangkan oleh PTAI berbasis pesantren yang semakin hari semakin banyak jumlahnya. Ide pokoknya adalah pengakuran dan penjalinan hubungan kerjasama antara tradisi pesantren dan tradisi PTAI dengan riset sebagai jantung atau basis akademiknya. Dengan rancang bangun filsafat ilmu keislaman yang berparadigma integrasi-interkoneksi tersebut, PTAI riset berbasis pesantren di satu sisi memang dituntut untuk merekonstruksi ulang secara mendasar bangunan keilmuan, sistem akademik, dan manajemen kelembagaannya. Namun, di sisi yang lain, hal itu merupakan langkah strategis yang tidak bisa ditawar-tawar lagi jika ingin merevitalisasi peran fungsional PTAI riset berbasis pesantren, meliputi visi, profil lulusan, sistem akademik, dan sebagainya. Sudah barang tentu, semuanya harus dirumuskan secara lebih mendetail dalam suatu naskah akademik yang melibatkan secara aktif stakeholders institusi yang terkait dan pesantren secara integratif-interkonektif sebagai pusat transformasi ilmu pengetahuan dan agen transformasi sosiAl budaya bagi kehidupan masyarakat dewasa ini dan di masa depan.
Kata Kunci: Filsafat Ilmu Keislaman, PTAI Riset, dan Pesantren
Penulis: Muhammad Faiz
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd160165

Artikel Terkait :