ISLAM MASUK KE BALI DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERKEMBANGAN ISLAM DI BALI
Abstract: Bali merupakan
kepulauan di Indonesia yang terkenal akan sebutan pulau seribu pura, karena
kentalnya budaya Hindu dalam setiap tatanan masyarakatnya. Meskipun begitu,
bukan berarti tidak ada agama lain selain Hindu. Sebaliknya, agama lain juga
berkembang termasuk Islam. Bahkan Islam telah dikenal di Bali sejak abad ke 15
bersamaan dengan kejayaan agama Hindu di Bali pada abad ke 15. Dari latar
belakang tersebut, artikel membahas proses
datanganya Islam ke Pulau Bali dan perkembangannya. Artikel ini
menyimpulkan bahwa masyarakat Bali sebelum datangnya Islam telah menganut agama
Siwa dan Hindu dan secara politik terpecah pecah ke beberapa kerajaan kecil.
Tahun 1434, Majapahit menaklukan semua kerajaan kecil tersebut dan
menyatukannya dalam satu kerajaan yang diberi nama Gelgel. Selama berada di
bawah kekuasaan Majapahit inilah Muslim Jawa datang ke Bali. Gelombang pertama
adalah para prajurit Majapahit yang mengawal Ketut Ngalesir, Raja Gelgel.
Seluruh prajurit tinggal menetap di Bali. Arus islamisasi Bali semakin
berkembang sejak abad ke 16. Ketika Belanda mulai menguasai beberapa wilayah di
Nusantara, banyak Muslim dari berbagai wilayah yang memilih untuk bermigrasi ke
wilayah lain seperti yang dilakukan oleh masyarakat Muslim Bugis Makkasar yang
bermigrasi ke Bali dan menetap serta menyiarkan Islam hingga Islam pada abad ke
18. Seiring dengan waktu, Islam hadir dan mampu memberi pengaruh terhadap
tatanan masyarakat Bali dengan adanya komunitas Muslim, Masjid, lembaga
pendidikan Islam (Pesantren), dan akulturasi budaya Islam dengan Bali.
Penulis: Nina Diana
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd160087