HAMBATAN KOMUNIKASI DALAM PROSES GANTI KERUGIAN TANAH PELEBARAN JALAN TRANS SULAWESI POROS MAKASSAR-PAREPARE DI KABUPATEN PANGKEP
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui bentuk komunikasi yang dilakukan dalam proses ganti
kerugian tanah,faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam proses ganti kerugian
tanah dan apakah komunikasi turut menentukan dalam ganti kerugian tanah
pelebaran jalan Trans Sulawesi Poros Makassar-Parepare di Kabupaten
Pangkep.Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian
kualitatif.Subyek penelitian ini terdiri dari 24 orang informan yang terdiri
dari masyarakat pemilik tanah, tokoh masyarakat, tokoh politik, pengacara, dan
SKPD terkait lingkup Pemda Pangkep . Data penelitian ini diperoleh melalui
wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi selanjutnya dianalisis dengan
menggunakan analisis deskriftif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang
didapat menunjukkan bahwa hambatan-hambatan yang timbul dalam proses ganti
kerugian tanah untuk Pembangunan Jalan Trans Sulawesi di Kabupaten Pangkep
adalah ketidaksepakatan tentang besaran ganti kerugian karena perbedaan dasar
penetapan harga ganti kerugian antara pemerintah dengan masyarakat yang
disebabkan oleh beberapa faktor komunikasi diantaranya birokrasi, kerangka
pikir,psikologis , kepentingan, dan prasangka.
Penulis: Edi Suharyadi, Hafied
Cangara
Kode Jurnal: jpkomunikasidd150641