PENGARUH BELANJA PEMERINTAH TERHADAP DERAJAT DESENTRALISASI MELALUI PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO PADA KABUPATEN DAN KOTA DI PROVINSI SULAWESI UTARA

ABSTRAK: Adanya ketimpangan fiskal yang terjadi di antara daerah akibat dari desentralisasi fiskal serta tuntutan akan akuntabilitas kinerja akan penggunaan dana publik, maka diperlukan adanya pengukurankinerja pada sektor publik dalam menggunakan dana yang dialokasikan ke dalam belanja daerah yangdiharapkan dapat meningkatkan aktivitas perekonomian daerah tersebut (PDRB) sehingga akanmeningkatkan kemandirian daerah yang tercermin dengan meningkatnya derajat desentralisasi. Tujuan penelitian ini; (1) menganalisis pengaruh dari Belanja Pemerintah terhadap PDRB ADHK 2000, (2) menganalisis pengaruh dari PDRB terhadap Derajat Desentralisasi, (3) menganalisis pengaruh dari Belanja Pemerintah terhadap Derajat Desentralisasi melalui PDRB. Metode analisis yang digunakanadalah analisa jalur untuk menganalisis pengaruh dari belanja pemerintah secara langsung maupuntidak langsung terhadap derajat desentralisasi. Hasil menunjukkan bahwa belanja pemerintah (X)secara signifikan berpengaruh langsung terhadap PDRB (Y) pemerintah kabupaten/kota di ProvinsiSulawesi Utara. PDRB (Ŷ) berpengaruh langsung secara signifikan terhadap derajat desentralisasi (Z) kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Utara. Saran yang diajukan kepada pemerintah kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sulawesi Utara untuk memperhatikan alokasi belanja kepada pos-pos  elanjabelanja yang dapat meningkatkan aktivitas perekonomian di daerahnya guna menarik minat investor untuk berinvestasi di daerah tersebut, sehingga peningkatan PDRB dapat tercapai.
Kata kunci: Belanja Pemerintah, PDRB, Derajat Desentralisasi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Utara
Penulis: Princilvanno Andreas Naukoko, Herman Karamoy, Agus T. Poputra
Kode Jurnal: jpakuntansidd131440

Artikel Terkait :