MODEL BISNIS YANG BAIK DAN BERTUHAN
Abstrak: Praktik bisnis saat
ini didoktrin kuat oleh ideologi kapitalis. Bisnis dijalankan untuk memperoleh
keuntungan yang sebesar-besarnya, tidak peduli dengan cara apa keuntungan
tersebut didapatkan. Pada akhirnya, bisnis kian bergerak dengan hanya
mementingkan kepentingannya atas keuntungan dan tidak mempedulikan kepentingan
dari pihak-pihak lain yang dipengaruhi oleh bisnis tersebut. Orientasi bisnis
seperti ini pada akhirnya hanya akan memberikan kenikmatan kepada
pemilik-pemilik dari bisnis tersebut.Artikel ini membahas mengenai suatu model
baru yang merekonstruksi model bisnis kapitalistik (konvensional). Model bisnis
baru dibentuk dengan mengkombinasikan konsep triple bottom line (TBL), tri hita
karana (THK), ideologi Pancasila, dan pengungkapan penuh dengan berdasarkan
pada landasan etika sesuai dengan teori deontologi. Pengkombinasian dari
konsep-konsep tersebut melahirkan suatu model bisnis baru yang tersusun dari
tiga pondasi yang saling berkaitan satu dengan lainnya yakni pondasi dasar atau
basic foundation, kemudian pondasi fundamental atau fundamental foundation, dan
yang terakhir adalah pondasi konsep pengungkapan penuh.Pondasi dasar dari model
bisnis ini ialah konsep etika deontologi yang diturunkan melalui niat baik.
Niat baik tersebut kemudian akan disokong oleh pondasi fundamental yang
merupakan kombinasi dari segitiga TBL dan THK. Puncak dari kombinasi dari TBL
dan THK ialah terciptanya kesejahteraan yang merupakan akar dari keberpihakan
terhadap manusia, alam, keuntungan, dan Tuhan. Pondasi terakhir, konsep
pengungkapan penuh, ibarat bunga yang mekar dari pohonnya, inilah visualisasi
bisnis yang akan dapat dilihat oleh publik melalui informasi-informasi yang
disebarkan oleh bisnis. Inti dari gagasan model bisnis ini ialah pada pondasi
dasarnya, yakni pendekatan deontologis, atau pendekatan tindakan berdasarkan
niat baik atau kewajiban untuk mengikuti nilai-nilai firman Tuhan. Sekuat apa
pun model bisnis ini disusun, niat baik adalah satu-satunya batu bata terkuat
untuk menopangnya.
Keywords: model bisnis;
kapitalis; tuhan; teori etika deontologi; tri hita karana; triple bottom line;
ideologi pancasila; pengungkapan penuh
Penulis: I Wayan Bayu Diatmika
Kode Jurnal: jpakuntansidd150894