HUBUNGAN PROPORSI KOMISARIS INDEPENDEN DENGAN EARNINGS MANAGEMENT (Studi pada Emiten Manufaktur di Bursa Efek Jakarta)
Abstrak: Krisis moneter yang
terjadi pada tahun 1997 dan bangkrutnya perusahaan raksasa dunia pada awal
tahun 2000an disebabkan karena adanya manipulasi akuntansi (earnings
management). Manipulasi akuntansi juga terjadi pada perusahaan yang listing di
Bursa Efek Jakarta. Dan ini membuat para pakar akuntansi memusatkan perhatian pada
komisaris independen. Para pakar setuju bahwa komisaris independen merupakan isu
penting yang berhubungan dengan earnings management melalui substansi yang dapat
diberikan oleh komisaris independen. Earnings management dapat dikurangi apabila
didukung oleh proporsi komisaris independent yang memadai. Berdasarkan pemikiran
tersebut, maka peneliti tertarik melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui
hubungan proporsi komisaris independen dengan earnings management. Penelitian
dilakukan dengan cara survei pada 48 emiten manufaktur di Bursa Efek Jakarta
yang diambil secara random dari populasi. Data yang digunakan dalam penelitian
ini adalah data sekunder dari annual report. Data dianalisis dengan menggunakan
analisis product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi komisaris
independen memiliki hubungan positif dengan earnings management tetapi tidak
signifikan pada emiten manufaktur di Bursa Efek Jakarta.
Penulis: Makhdalena
Kode Jurnal: jpakuntansidd120559