Analisis Piutang pada PT. SUCOFINDO (Persero) Cabang Manado
ABSTRAK: Ditengah persaingan
bsinis yang ketat, perusahaan dituntut untuk mampu menguasai pasar, sehingga
perusahaan perlu melakukan strategi penjualan secara kredit agar jumlah
penjualan meningkat. Secara umum, piutang timbul karena adanya transaksi
penjualan barang atau jasa secara kredit. Investasi yang terlalu besar dalam
piutang bisa menimbulkan lambatnya perputaran modal kerja, sehingga semakin
kecil pula kemampuan perusahaan dalam meningkatkan volume penjualan. Akibatnya
semakin kecil kesempatan yang dimiliki perusahaan untuk menghasilkan keuntungan
atau laba. Tujuan yang diharapkan dapat dicapai dari penelitian ini adalah
untuk menganalisis piutang tak tertagih yang dilakukan oleh PT. SUCOFINDO
(Persero) Cabang Manado. Adapun metode analisis yang digunakan dalam penelitian
ini adalah analisis deskriptif untuk membahas permasalahan yang sifatnya
menguraikan, menggambarkan, membandingkan, suatu data atau keadaan, melukiskan
dan menerangkan hasil penelitian sehingga dapat ditarik kesimpulan. PT. SUCOFINDO
(Persero) Cabang Manado telah melakukan manajemen piutang dan analisis piutang
dengan baik. Piutang yang telah jatuh tempo ≤ 90 hari dan piutang yang berumur
91-360 hari dapat ditagih dengan baik. Sedangkan piutang yang berumur > 1
tahun dikategorikan sebagai piutang macet yang akan disisihkan menjadi piutang
tak tertagih sebesar 55,4%.
Penulis: Venny Karamoy, Grace
Bernadette Nangoi
Kode Jurnal: jpakuntansidd141190