UJI STABILITAS FORMULA KRIM TABIR SURYA EKSTRAK UMBI BAWANG DAYAK (Eleutherine americana L. Merr.)

ABSTRAK: Telah dilakukan penelitian mengenai formulasi dan stabilitas krim tabir surya ekstrak umbi bawang dayak (Eleutherine Americana L. Merr.). Dari data empirik selama ini bawang dayaktelah digunakan sebagai pencegah dan pengobatan anti kanker oleh masyarakat Kalimantan sehingga perlu diteliti lebih lanjut untuk mendapatkan data laboratorik untuk mendukung dataempirik tersebut. Beberapa golongan metabolit sekunder yang terdapat pada umbi bawang dayak yakni alkaloid, glikosida, flavonoid, fenolik, steroid dan zat tannin. Penelitian tersebut dilakukan sebagai dasar pembuatan formulasi sediaan krim tabir surya yang ditujukan untuk pencegahan terjadinya kanker kulit. Penelitian dilakukan dengan ekstraksi umbi bawang dayak menggunakan metode soxhlet dengan pelarut n-heksan, etil asetat, n-butanol, dan etanol sebagai bahan aktif dari pembuatan formula sediaan. Pengujian dilakukan terhadap formulasi A dan B dengan konsentrasi ekstrak umbi bawang dayak sebesar 0,1%, terdiri dari uji stabilitas fisik (organoleptis, homogenitas) dan kimia (pH dan sediaan) agar diperoleh formula sediaan yang stabil. Hasil pengujian yang diperoleh adalah pada uji organoleptis tidak ada perubahan pada pengamatan yang dilakukan terhadap masing-masing sediaan sebelum dan setelah penyimpanan pada suhu kamar pada hari ke-7, -14, dan -21. Kemudian pada uji homogenitas dari hasil uji hedonik pada tingkat kepercayaan 95% (SNI 01-2346-2006), disimpulkan bahwa homogenitas sediaan pada semua formula yang dihasilkan masuk dalam kategori halus. Selanjutnya pada stabilitas pH dilakukan pengujian dan dihasilkan bahwa pH 5,5-8,0 untuk Formula A dan pH 7,0-7,7 untuk Formula B dengan berbagai konsentrasi ekstrak, setelah penyimpanan 21 hari, disimpulkan pH sediaan masih stabil dan aman untuk digunakan (SNI 16-4399-1996) sebagai formula sediaan tabir surya berbahan ekstrak umbi bawang dayak.
Kata kunci: umbi bawang dayak, tabir surya, formula, uji stabilitas, kanker kulit
Penulis: Islamudin Ahmad dan Adhe Septa Ryant Agus
Kode Jurnal: jpfarmasidd130284

Artikel Terkait :