STATUS MIKRONUTRIEN REMAJA PUTRI DENGAN RIWAYAT BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR)

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah mengukur status mikronutrien dan gizi remaja putri yang memiliki riwayat berat badan lahir rendah dan berat badan normal. Desain penelitian ini adalah nested cohort retrospective untuk tingkat komunitas. Subjek penelitian dipilih berdasarkan randomisasi sederhana, berdasarkan data cohort yang dikumpulkan oleh Yayasan Frontriers for Health dan Universitas Padjajaran, Bandung. Pengukuran status mikronutrien (Hb, plasma retinol, dan kadar iodium dari ekskresi urin), pengukuran antropometri, riwayat penyakit yang diderita dan pengumpulan data mengenai asupan makanan dilakukan perbandingan antara remaja putri yang memiliki berat badan normal dan berat badan lahir rendah. Prevalensi anemia kekurangan zat besi, kekurangan vitamin A dan kadar iodium dari ekskresi urin pada semua subjek adalah 9,9%, 12,9%, dan 40,7%, secara berurutan. Konsentrasi rata-rata dari hemoglobin darah, plasma retinol dan kadar iodium dari ekskresi urin tidak berbeda secara nyata antara remaja putri dengan berat badan lahir rendah dan berat badan normal. Status gizi, penyakit yang diderita selama tiga bulan terakhir, asupan makanan, dan usia mulai mengalami menstruasi tidak berbeda secara nyata antara remaja putri dengan berat badan normal dan berat badan rendah. Status mikronutrien, status gizi, asupan makanan, dan status morbiditas pada remaja putri dengan berat badan lahir rendah dan berat badan normal tidak terdapat perbedaan yang nyata.
Kata kunci: BBLN, BBLR, iodium, vitamin A, zat besi
Penulis: Lestaria Octavia, Elvina Karyadi, Bachti Alisjabana, Maria Widjaja
Kode Jurnal: jpkesmasdd150270

Artikel Terkait :