PERBAIKAN STATUS GIZI ANAK BALITA DENGAN INTERVENSI BISKUIT BERBASIS BLONDO, IKAN GABUS (Channa striata), DAN BERAS MERAH (Oryza nivara)
ABSTRAK: Tujuan penelitian
adalah menganalisis pengaruh biskuit berbasis blondo, ikan gabus (Channa
striata), dan beras merah (Oryza nivara) terhadap perbaikan status gizi
antropometri dan serum albumin anak gizi kurang usia 3-5 tahun. Desain
penelitian Randomized Controlled Trial (RCT) Single Blind Pre-post Study.
Jumlah subjek 50 balita terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok perlakuan
dan kontrol. Kelompok perlakuan diberikan biskuit selama 90 hari. Sebelum dan
setelah intervensi dilakukan pengukuran berat badan, tinggi badan, dan kadar
serum albumin. Metode analisis menggunakan paired t-test. Hasil penelitian
menunjukkan perubahan asupan energi antara awal dan akhir masa perlakuan pada
kelompok kontrol adalah energi 20,8+3,9 kkal, kelompok perlakuan 45,6+8,6 kkal,
perbedaan asupan protein kelompok kontrol 9,5+1 g dan kelompok perlakuan
16,6+2,4 g. Perubahan berat badan kelompok kontrol 11,7+0,8 kg menjadi 13,3+1,1
kg, kelompok perlakuan 11,7+0,7 kg menjadi 13,6+1,0 kg. Peningkatan albumin
kelompok kontrol 0,3+0,1 g/dL, kelompok perlakuan 1,0+0,2 g/dL. Peningkatan
berat badan dan albumin setelah mengonsumsi biskuit mampu memperbaiki status
gizi anak gizi kurang menjadi normal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa
intervensi formula biskuit selama 90 hari dapat meningkatkan status gizi BB/U,
BB/TB, dan kadar serum albumin anak gizi kurang usia 3-5 tahun.
Kata kunci: albumin, biskuit,
blondo, gizi kurang, tepung beras merah, tepung ikan gabus
Penulis: Slamet Widodo, Hadi
Riyadi, Ikeu Tanziha, Made Astawan
Kode Jurnal: jpkesmasdd150273