PENGEMBANGAN METODE REFLUKS UNTUK EKSTRAKSI ANDROGRAFOLID DARI HERBA SAMBILOTO (Andrographis paniculata (Burm.f.) Nees)
Abstract: Refluks merupakan
metode ekstraksi dengan bantuan pemanasan. Faktor yang mempengaruhi proses
ekstraksi diantaranya jumlah pelarut dan waktu ekstraksi. Penelitian ini bertujuan
mengetahui jumlah pelarut dan waktu ekstraksi andrografolid yang optimum
menggunakan metode refluks.
Optimasi jumlah pelarut dalam ekstraksi andrografolid menggunakan metode
refluks dengan perbandingan jumlah pelarut etanol 96% sebanyak 1:2, 1:3, 1:4,
1:5 dan 1:6. Optimasi waktu ekstraksi dengan variasi waktu 3, 6, 9 dan 12 jam.
Penentuan jumlah pelarut dan waktu ekstraksi optimum dilakukan dengan
perhitungan kadar andrografolid menggunakan metode KLT-spektrofotodensitometri
yang tervalidasi. Fase diam plat silika gel 60 GF254 dielusi dengan campuran
pelarut kloroform dan metanol (9:1) v/v kemudian dipindai menggunakan TLC
Scanner 3 (CAMAG).
Seluruh parameter telah memenuhi persyaratan validasi yaitu rata-rata
perolehan kembali 85,68% (80-110%); rentang linieritas dengan r = 0,9938 (r
> 0,95); nilai LOD 133,273 ng/µL; nilai LOQ 444,122 ng/µL; presisi <2%;
spesifisitas dengan kemurnian puncak >0,99 dan nilai Rs >1,5. Jumlah
pelarut optimum yaitu pada perbandingan 1:3 dan waktu ekstraksi optimum yaitu 6
jam.
Penulis: Laksmiani, N. P. L.,
Susanti, N.M.P., Widjaja, I. N. K., Rismayanti, A. A. M. I., Wirasuta IM.A.G.
Kode Jurnal: jpfarmasidd150276