PENGARUH KONSELING TERHADAP MOTIVASI IBU MELAKUKAN PERAWATAN METODE KANGGURU PADA BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH

Abstract: Hasil survei demografi dan kesehatan Indonesia angka kematian bayi sebesar 34/1000 kelahiran hidup, jauh dari sasaran MDGs (23/1000 kelahiran hidup). Penyebab utama kematian bayi adalah asfiksia, bayi prematur, BBLR dan infeksi. Angka kematian bayi di RSUD Soreang sebesar 14,76%, salah satu upaya menurunkan angka kematian bayi diantaranya dengan Perawatan Metode Kangguru (PMK). Penelitian tahun 2015 ini bertujuan menge-tahui perbedaan motivasi ibu melakukan PMK pada BBLR antara sebelum dan sesudah diberikan konseling. Rancangan penelitian menggunakan one group pretest and posttest design, dilakukan terhadap 32 sampel ibu dengan bayi BBLR. Uji statistik menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian pada pretest maupun posttest sebesar 62,5% mempunyai motivasi tinggi. Ada perbedaan rata-rata nilai motivasi ibu antara sebelum dan sesudah diberikan konseling dengan thitung = 10,268 ( >dari t tabel = 2,042; nila p = 0,0001). Sosialisasi PMK kepada ibu yang mempunyai BBLR dan anggota keluarga berperan penting dalam mendukung pelaksanaan PM.
 Keywords: Low Birth Weight; Kangaroo Care; Motivation; Counseling
Penulis: Setiawati Kusnasetia, Rini 
Kode Jurnal: jpkesmasdd160059

Artikel Terkait :