PENGARUH ASSERTIVE TRAINING TERHADAP KEMAMPUAN MENGEKSPRESIKAN MARAH PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN RIWAYAT PERILAKU KEKERASAN DI RUMAH SAKIT GRHASIA DIY
ABSTRAK: Perilaku kekerasan
adalah tidak kemampuan mengekspresikan marah secara asertif, salah satu terapi
untuk meningatkan kemampuan mengekpresikan marah secara asertif adalah dengan
Assertiveness Training. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
Assertiveness Training terhadap kemampuan marah secara asertif pada pasien
skizofrenia di instalasi rawat inap Rumah Sakit Jiwa Grhasia DIY. Responden
dalam penelitian adalah pasien dengan riwayat perilaku kekerasan sebanyak 46
pasien. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi dengan pendekatan
pre poset tes menggunakan kelompok kontrol dengan teknik sampling proposif.
Intrumen penelitian berupa SOP terapi Assertiveness Training dan instrumen
kemampuan mengekspresikan kemampuan marah dengan menggunakan lembar observasi
yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Uji statistik yang digunakan
uji Wilcoxson pada kelompok berpasangan dan uji Mann-Whitney pada kelompok
tidak berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan
mengekspresikan marah secara asertif dari pre post test kelompok perlakuan
melalui uji wilcoxon dengan P value 0.000 (p<0,05) yang berarti terdapat pengaruh terapi
Assertiveness Training terhadap kemampuan marah secara asertif. Hasil uji
Mann-Whitney post test kelompok perlakuan dengan post test kelompok kontrol
menunjukkan p value 0,000 (p<0,05) yang berarti ada perbedaan kemampuan mengekspresikan marah secara
asertif lebih tinggi pada kelompok perlakuan dibanding kelompok kontrol.
Penulis: Suyanta, Dwi Ari
Murti W
Kode Jurnal: jpkebidanandd150371