PEMBUKTIAN EKSTRAK DAUN KEJIBELING DALAM MENINGKATKAN SISTEM IMUN
Abstrak: Resistensi bakteri
terhadap antibiotik merupakan masalah di negara berkembang maupun negara maju.
Tujuan penelitian untuk melihat peningkatan fagositosis dan ROI makrofag pada
mencit yang diinfeksi bakteri S.aureus. Penelitian dilakukan pada tahun 2014.
Mencit dibagi menjadi empat kelompok. Kelompok kontrol (K), mencit diinfeksi bakteri
S.aureus. Kelompok perlakuan (P1,P2,P3), mencit diinfeksi bakteri S.aureus
diberi ekstrak daun kejibeling dengan dosis bertingkat 150;300;600mg/kgBB.
Pemberian ekstrak daun kejibeling dilakukan selama delapan hari diinjeksi
bakteri S.aureus 108 cfusebanyak 0,2 mL dilakukan hari pertama secara
intraperitoneal. Fagositosis makrofagdilakukan uji Annova dilanjutkan uji LDS.
ROI makrofag dilakukan uji Kruskal wallis dilanjutkan uji Mann whitney U. Kedua
uji hipotesis didapatkan p<0,05. Fagositosis makrofag uji LSD terdapat
perbedaan bermakna antar kelompok (K) dengan (P1,P2,P3)dengan nilai p=0.001.
ROI makrofag pada uji Post Hoc dengan Mann Whitney menunjukkan perbedaan
bermakna antar kelompok dengan nilai p<0,05. Ekstrak daun kejibeling dosis
150mg/kgBB bermakna meningkatkan fagositosis makrofag dan produksi ROI.
Penulis: Annaas Budi Setyawan, Winarto, Endang Sri Lestari
Kode Jurnal: jpkesmasdd160067