Patogenitas Kombinasi Jenis Cendawan Entomopatogen dan Kerapatan Konidia terhadap Mortalitas Larva Ulat Grayak
ABSTRAK: Ulat grayak bersifat
polifag atau dapat menyerang berbagai jenis tanaman pangan, sayuran, dan
buah-buahan. Kerugian-kerugian yang ditimbulkan oleh insektisida sintetik dapat
mencemari lingkungan. Oleh sebab itu, penggunaan cendawan entomopatogen dapat
digunakan sebagai agen hayati untuk pengendalian hama. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui keefektifan jenis cendawan entomo patogen serta kerapatan
konidia terhadap mortalitas larva ulat grayak.Metode penelitian yang digunakan
adalah rancangan acak kelompok (RAK) dua faktor. Terdapat 12 perlakuan dengan 3
jenis cendawan meliputi Metarhizium anisopliae, Beauveria bassiana dan
Lecanicillium lecanii menggunakan 4 macam kerapatan konidia yakni 106, 107, 108
dan 109 konidia/ml. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Data
berupa persentase mortalitas larva pada 7 hari setelah aplikasi dianalisis
menggunakan analisis varian dua arah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
kombinasi cendawan Metarhizium anisopliae dengan kerapatan konidia 108 efektif
dalam mengendalikan mortalitas larva ulat grayak hingga 61,85%.
Kata kunci: M. anisopliae, B.
Bassiana, L. Lecanii, kerapatan konidia, ulat grayak, mortalitas
Kode Jurnal: jpkesmasdd160106