KEJADIAN STUNTING DAN KEMATANGAN USIA TULANG PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI DAERAH PERTANIAN KABUPATEN BREBES
Abstrak: Pestisida merupakan
salah satu EDCs. Penelitian ini bertujuan menggambarkan kejadian stunting dan
kematangan usia tulang pada anak usia Sekolah Dasar di Daerah Pertanian
Kabupaten Brebes. Penelitian observasional tahun 2015 dengan pendekatan cross
sectional. Sampel 66 siswa SD Dukuhlo 01 dan 02 berusia 8-12 tahun. Analisis
statistik menggunakan uji chi-square. Kejadian stunting sebanyak 21,2% dan
siswa yang mengalami keterlambatan usia tulang sebanyak 42,4%. Proporsi siswa
metabolit pestisida positif lebih banyak pada yang terlibat kegiatan pertanian
(29,2%) dibanding siswa yang tidak terlibat kegiatan pertanian (5,6%). Kejadian
stunting lebih banyak pada siswa dengan metabolit pestisida positif (26,7%)
dibanding yang negatif (19,6%). Siswa kategori terlambat usia tulangnya lebih
banyak pada yang metabolit pestisida positif (46,7%) dibanding yang negatif
(41,2%). Kejadian stunting lebih banyak pada siswa dengan ke terlambatan usia
tulang (42,9%) dibanding siswa yang usia tulangnya termasuk kategori normal
(5,3%) dan berhubungan bermakna (p=0,001).
Penulis: apoina kartini
Kode Junal: jpkesmasdd160055