IDENTIFIKASI SENYAWA FITOKIMIA DAN UJI TOKSISITAS DENGAN METODE BSLT EKSTRAK ETANOL BUNGA UBU-UBU (Hibiscus rosa-sinensis L.) DARI MALUKU UTARA

ABSTRAK: Bunga Ubu-ubu (Hibiscus rosa-sinensis L.) merupakan tanaman berkhasiat obat yang dapat digunakan sebagai antidiabetes, antikonvulsan, kardioprotektor dan antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa fitokimia dan menentukan nilai toksisitas ekstrak etanol bunga Ubu-ubu dari Maluku Utara yang diambil dari Desa Akehuda dan Desa Wayafli melalui uji toksisitas menggunakan metode BSLT. Ekstraksi dilakukan dengan metode Ultrasonikasi menggunakan pelarut etanol 95%. Pengujian senyawa fitokimia dilakukan dengan metode Harborne yang mencakup identifikasi flavonoid, alkaloid, triterpenoid, steroid dan tanin. Uji toksisitas dilakukan dengan menggunakan metode BSLT, larva udang yang masukkan dalam empat larutan uji dengan masing-masing konsentrasi larutan yang berbeda. Pengamatan dilakukan setiap 60 menit selama 24 jam. Nilai LC50 didapatkan berdasarkan perhitungan persen kematian larva udang menggunakan analisis probit. Hasil identifikasi fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol bunga Ubu-ubu Wayafli dan Akehuda mengandung flavonoid, triterpenoid dan tanin. Nilai LC50 yang diperoleh yaitu 76,913 ppm untuk ekstrak bunga Ubu-ubu dari Akehuda dan 71,779 ppm untuk ekstrak bunga Ubu-ubu dari Wayafli.
Kata kunci: Ubu-ubu (Hibiscus rosa-sinensis L.), Identifikasi Fitokimia, Uji Toksisitas, Larva Udang
Penulis: Lievyana F. Tulangow
Kode Jurnal: jpfarmasidd160058

Artikel Terkait :