HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DENGAN FREKUENSI SAKIT ANGGOTA KELUARGA
Abstrak: Hasil Riset Kesehatan
Dasar (Riskesdas) 2010 secara nasional, penduduk yang telah memenuhi kriteria PHBS
baik sebesar 38,7%. Pada studi pendahuluan yang dilakukan, didapatkan hasil
sehat pratama ada 9 Rumah Tangga, sehat madya ada 11 Rumah Tangga, sehat
purnama ada 3 Rumah Tangga, dan sehat mandiri ada 2 Rumah Tangga, keluarga yang
termasuk sehat pratama ternyata hanya melakukan 3 indikator dari 10 indikator
PHBS yang ada pada rumah tangga, 3 indikator tersebut adalah menggunakan air
bersih, persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan,dan melakukan aktivitas fisik setiap hari.
Tujuan untuk mengetahui hubungan
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan frekuensi sakit anggota keluarga.
Penelitian ini menggunakan metode korelasi dengan desain penelitian cross
sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah sebanyak 50 Rumah
Tangga. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan Analisa data menggunakan
uji Kendall’s Tau. Hasil analisis diperoleh nilai p=0,00 (p<0,05) yang
berarti ada hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan frekuensi
sakit anggota keluarga. Besarnya nilai hubungan tersebut adalah negatif 0,739.
SIMPULANnya adalah terdapat hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
dengan frekuensi sakit anggota keluarga. Semakin tinggi tingkat PHBS maka
semakin rendah frekuensi sakit diantara anggota keluarga.
Penulis: Anis Prabowo
Kode Jurnal: jpkesmasdd160142