HUBUNGAN PEMAKAIAN KONTRASEPSI SUNTIK TIGA BULAN DENGAN KEJADIAN AMENORHEA SEKUNDER PADA AKSEPTOR KB SUNTIK DI DESA JATISARI KECAMATAN SUBAH KABUPATEN BATANG
Abstract: Kontrasepsi suntik
tiga bulan (DMPA) adalah kontrasepsis untuk yang paling banyak dipilih.
Kontrasepsi suntik tiga bulan memiliki kelebihan dan kekurangan. Kekurangan
dari kontrasepsi ini adalah terganggunya pola haid diantaranya amenorhea,
menoragia dan bercak (spotting),dan peningkatan berat badan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan pemakaian kontrasepsi suntik tiga bulan
dengan kejadian amenorrhea sekunder pada akseptor KB suntik di Desa Jatisari
Kecamatan Subah Kabupaten Batang. Penelitian ini bersifat survey analitik
dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 66 akseptor
KB suntik, dengan teknik sistematis random sampling. Pengambilan data dilakukan
dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan Chi Square, hasil
penelitian diperoleh ada hubungan antara pemakaian kontrasepsi suntik tiga
bulan dengan kejadian amenorrhea sekunder (ρ =<0,0001). Berdasarkan hasil
penelitian, maka disarankan kepada calon akseptor sebelum memilih alat
kontrasepsi hendaknya menggali informasi terlebih dahulu tentang semua alat
kontrasepsi dan efek sampingnya.
Penulis: Fitriana, Kunsianah
Kode Jurnal: jpkebidanandd160047