HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS FISIK DENGAN KELELAHAN KERJA PADA NELAYAN DI KELURAHAN MALALAYANG 1 TIMUR KECAMATAN MALALAYANG KOTA MANADO

ABSTRAK: Kasus kelelahan kerja yang disebabkan oleh jenis pekerjaan maupun lingkungan kerja, Tingkat kecelakaan kerja dan berbagai ancaman keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Indonesia masih cukup tinggi. Berbagai kecelakaan kerja masih sering terjadi dalam proses produksi terutama di sektor jasa konstruksi. Nelayan di kelurahan malalayang 1 timur melakukan aktivitas kerja selama semalam mulai dari pukul 18.00 wita s/d 06.00 wita, kegiatan yang dilakukan oleh para nelayan yaitu mulai dari mempersiapkan segala kebutuhan serta peralatan yang akan digunakan selama melakukan aktivitas Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan antara aktivitas fisik dengan kelelahan kerja pada nelayan di kelurahan malalayang 1 timur kecamatan malalayang kota manado. Peneltian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional study, jumlah sampel pada penelitian ini adalah seluruh nelayan yang berjumlah 50 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan alat ukur Reaction timer dan lembar metode REBA. Uji statistik yang digunakan untuk menganalisis hubungan antar variabel menggunakan uji Srearmen. Hasil analisis data menunjukan bahwa nelayan yang melakukan aktivitas fisik sedang yaitu sebanyak 31 orang (62%), nelayan yang melakukan aktivitas fisik tinggi yaitu sebanyak 15 orang (30%),nelayan yang melakukan aktivitas fisik sangat tinggi yaitu sebanyak 4 orang (8%).dan nelayan yang mengalami kelelahan kerja normal yaitu sebanyak 11 orang (22%), dan ringan yaitu sebanyak 25 orang (50%), dan sedang yaitu sebanyak 13 orang (26%), dan berat yaitu sebanyak 1 orang (2%). Hasil analisis data menunjukan terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kelelahan kerja.
Kata kunci: Aktifitas Fisik, Kelelahan Kerja
Penulis: Ralfi Mokosuli
Kode Jurnal: jpfarmasidd160052

Artikel Terkait :