HUBUNGAN ANEMIA SAAT HAMIL DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN POSTPARTUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GEMUH 01 KECAMATAN GEMUH KABUPATEN KENDAL

Abstract: Perdarahan postpartum adalah perdarahan atau hilangnya darah 500 cc atau lebih yang terjadi setelah anak lahir. Hal ini disebabkan 63,5% Ibu hamil di Indonesia menderita anemia yang dapat menyebabkan berkurangnya pasokan oksigen ke uterus dan berkurangnya jumlah oksigen dalam darah serta otot-otot uterus tidak berkontraksi dengan adekuat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan anemia saat hamil dengan kejadian perdarahan postpartum di wilayah kerja Puskesmas Gemuh 01 Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal.
Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan case control atau kasus kontrol. Populasi seluruh ibu bersalin di wilayah kerja Puskesmas Gemuh 01 Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal dari bulan Januari sampai dengan Oktober 2014 sejumlah 481 orang, yang terjadi perdarahan sejumlah 33 orang dan yang tidak 448 orang. sampelnya 99 responden terdiri 33 kasus dengan sampel jenuh dan 66 kontrol dengan sampel kuota. Analisis penelitian dengan menggunakan analisis univariat maupun analisis bivariat.
Analisis hasil penelitian dari 99 responden, minoritas responden memiliki riwayat anemia saat hamil sebanyak 29 orang (52,7%) dan minoritas mengalami perdarahan post partum sebanyak 33 orang (33,3%). Uji chi square diperoleh p = 0,000 < α 0,05 berarti ada hubungan antara anemia saat hamil dengan kejadian perdarahan postpartum(0,000 p value ≤ 0,05 ). Disarankan bagi masyarakat khususnya ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan atau ANC (antenatal care) sesuai standar, sehingga dapat diketahui Hb ibu dan dapat dideteksi secara dini terjadinya anemia. Bagi bidan perlu ditingkatkan pemberian tablet zat besi selama melakukan pemeriksaan kehamilan dan periksa HB.
Kata kunci:  Perdarahan Postpartum, Anemia Saat Hamil
Penulis: Kunsianah
Kode Jurnal: jpkebidanandd160043

Artikel Terkait :