GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA TENTANG RESIKO KEHAMILAN PRANIKAH

Abstrak: Pergaulan bebas para remaja yang mempengaruhi peningkatan aktivitas seksual mengakibatkan terjadinya kehamilan dan infeksi menular seksual (IMS). Kehamilan diusia muda akan meningkat-kan resiko kematian serta angka IMS antara 2 hingga 4x lebih tinggi dibandingkan perempuan yang hamil pada usia lebih dari 20 tahun. Hasil survei awal di ketahui Akper Mamba’ul ‘Ulum dari 30 siswa putri didapatkan 5 siswa dengan pengetahuan baik, 8 siswa dengan pengetahuan cukup dan 17 siswa dengan pengetahuan kurang tentang resiko kehamilan pranikah, serta terdapat kasus kehamilan pranikah dalam satu atau dua tahun sekali. Tujuan Penelitian: Penelitian ini disusun bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa tentang resiko kehamilan pranikah di Akper mamba’ul ‘Ulum Surakarta. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian Deskriftif dengan rancangan penelitian Deskriftif Kuantitatif. Pendekatan yang digunakan adalah cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 70 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dalam bentuk angket tertutup. Hasil Penelitian:  Berdasarkan dari hasil penelitian di atas dapat diketahui bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa tentang resiko kehamilan pranikah pada mahasiswa Tingkat I di Akper Mamba’ul ‘Ulum Surakarta. Hasil yang didapatkan adalah mempunyai tingkat pengetahuan baik sebanyak 65 responden (92, 86%), cukup baik sebanyak 5 responden (7,14%) dan tidak ada responden yang mempunyai tingkat pengetahuan kurang baik.
Kata Kunci: Pengetahuan Remaja, Resiko Kehamilan Pranikah
Penulis: Isnani Nurhayati, Tri Yuniarti, Rejo .
Kode Jurnal: jpkesmasdd160134

Artikel Terkait :