GAMBARAN PERILAKU IBU HAMIL DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI (P4K) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WONOKERTO 01 KABUPATEN PEKALONGAN

ABSTRAK: Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan bahwa MMR global pada 2010 sebesar 220 / 100.000 KH, sedangkan di Indonesia 2010 oleh 210 / 100.000 KH MMR, MMR di Indonesia pada tahun 2012 359/100 000 KH. Angka kematian ibu yang tinggi disebabkan oleh pre-eklampsia dan eklampsia (48,39%), perdarahan (22: 58%), penyebab lain (29,03%). Puskesmas Wonokerto 01 pada bulan Januari - Desember 2013 ada 831 wanita yang disiapkan hanya 76 ibu berstiker. Hal ini terlihat dari tingginya angka kematian yang berhubungan dengan masalah kehamilan. P4K merupakan terobosan untuk penurunan dipercepat di MMR. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku ibu hamil tentang pengetahuan, sikap dan praktek dalam perencanaan program pencegahan dan komplikasi persalinan (P4K) Wilayah Kerja Puskesmas 01 Wonokerto Pekalongan. desain penelitian deskriptif. Populasi sampel dari 257 pria dan 144 responden melalui teknik proporsional random sampling. Instrumen melalui kuesioner dengan menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase tertinggi dari bangunan pengetahuan adalah pengetahuan ibu hamil dengan cukup banyak (43,1%), ibu hamil sebagai negatif (59,7%) dan kurang latihan P4K sebanyak (57,6%). Dianjurkan untuk profesional kesehatan, terutama Puskesmas dapat memberikan informasi atau lebih pendidikan kesehatan mendalam tentang kehamilan, terutama perencanaan dan pencegahan komplikasi persalinan, sehingga ibu hamil benar-benar - benar-benar memahami dan merencanakan pengiriman dan pencegahan komplikasi.
Kata Kunci: Pengetahuan, sikap, praktek
Penulis: Rizki Rosyida, Maslikhah, Suwondo
Kode Jurnal: jpkebidanandd150375

Artikel Terkait :