Efektivitas Gel Antijerawat Ekstrak Metanol Daun Pacar Air (Impatiens balsamina L.) Terhadap Bakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis Secara In Vitro

ABSTRAK: Propionibacterium acnes dan Staphylococcus epidermidis adalah bakteri pemicu peradangan pada jerawat. Tanaman yang telah banyak diteliti sebagai antibakteri adalah pacar air (Impatiens balsamina L.). Bahan dasar gel yang cocok untuk terapi jerawat adalah bahan dasar hidrofilik seperti HPMC (Hydroxypropyl methylcellulose) dan karbopol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kombinasi optimum HPMC dan karbopol yang dapat memberikan efek antibakteri yang baik dan mengetahui evaluasi sediaan gel optimum secara fisik dan kimia. Ekstraksi daun pacar air menggunakan metode sokletasi dengan pelarut metanol. Perancangan formula optimum gel ekstrak metanol daun pacar air menggunakan simplex lattice design. Formula gel optimum adalah kombinasi HPMC 21% dan Karbopol 79%. Hasil verifikasi menunjukkan bahwa diameter zona hambat yang dihasilkan gel optimum berada dalam rentang yang diprediksi terhadap bakteri P.acnes dan S.epidermidis masing-masing sebesar 17,61±0,93 mm dan 16,01±1,01 mm. Kontrol positif setelah dibandingkan dengan gel optimum menghasilkan diameter zona hambat terhadap P.acnes dan S.epidermidis masing-masing sebesar 29,1±1,34 mm dan 24,98±1,83 mm. Hasil analisa uji T menunjukkan nilai (p<0,05) maka efektivitas gel optimum berbeda signifikan dengan kontrol positif dimana efektivitas kontrol positif lebih besar daripada gel optimum. Hasil evaluasi gel optimum yaitu gel berwarna coklat tua, berbau khas ekstrak dengan nilai daya lekat 3,17 menit, daya sebar 32,69 cm2 dan viskositas sebesar 426,66 cP serta nilai pH sebesar 5,23 yang memenuhi syarat.
Kata kunci: Ekstrak metanol daun pacar air, Propionibacterium acnes, Staphylococcus epidermidis, gel, karbopol, HPMC
Penulis: Septira Murtiningsih, Siti Nani Nurbaeti, Indri Kusharyanti
Kode Jurnal: jpfarmasidd140405

Artikel Terkait :