Biaya Pengurangan (Marginal Abatement Cost) Emisi Gas Rumah Kaca(GRK) Sektor PErtanian di Kabupaten Grobogan dan Tanjung Jabung Timur
ABSTRAK: Komitmen Pemerintah
Indonesia untuk penurunan emisi GRK sebesar 26% sampai 2020, melibatkan
keikutsertaan daerah secara aktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis
opsi-opsi mitigasi pada pengelolaan lahan sawah yang mungkin dilakukan dengan
menggunakan pendekatan Marginal Abatement Cost atau biaya pengurangan emisi
yang berprinsip pada pemilihan aksi mitigasi dengan biaya rendah dan potensi
penurunan yang besar. Lokasi penelitian dipilih secara purposive yaitu di
Kabupaten Grobogan Propinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur
Propinsi Jambi pada tahun 2013 untuk analisis tahun 2011. Hasil penelitian
menunjukkan teknologi mitigasi yang berpotensi besar menurunkan emisi GRK
dengan biaya rendah di Kabupaten Grobogan adalah penerapan teknik budidaya padi
dengan penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) dan penggantian varietas
padi dengan varietas padi yang rendah emisi GRK. Sementara di Kabupaten Tanjung
Jabung Timur, teknologi ameliorasi dengan kompos, pupuk kandang dan penerapan
teknologi tanpa olah tanah+tanam benih langsung merupakan teknologi mitigasi
yang memiliki potensi besar menurunkan emisi dengan biaya yang rendah.
Penulis: Miranti Ariani, P. Setyanto,
M. Ardiansyah
Kode Jurnal: jpkesmasdd160046