Analisis Timbal dalam Kerang Hijau, Kerang Bulu, dan Sedimen di Teluk Jakarta
Abstrak: Timbal merupakan
logam berat yang dihasilkan dari limbah industri dan ditemukan dalam perairan.
Timbal dalam jumlah kecil tidak berbahaya bagi manusia namun jika jumlahnya
melampaui batas dapat menyebabkan keracunan akut maupun kronis. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan logam berat timbal dalam
kerang hijau, kerang bulu, dan sedimen di perairan Teluk Jakarta. Metode yang
digunakan adalah Spektrofotometri Serapan Atom, meliputi validasi metode
analisis yang terdiri atas penetapan linieritas, batas deteksi dan batas
kuantitasi, akurasi dan presisi, serta analisis kadar timbal pada sampel.
Hasil penelitian menunjukkan nilai linieritas 0,9971, batas
deteksi 0,04 µg/g, batas kuantitasi 0,14 µg/g, akurasi untuk sampel kerang dan
sedimen berturut-turut adalah 99,66% dan 87,64%, nilai koefeisen variasi untuk
sampel kerang dan sedimen berturut-turut adalah 0,64% dan 1,07%. Hasil analisis
kadar timbal dalam kerang hijau adalah 13,98±1,924 µg/g, kerang bulu adalah
33,64±4,66 µg/g, dan sedimen adalah 28,6720±1,06 µg/g. Hasil analisis kadar
timbal dalam sampel menunjukkan bahwa kandungan timbal berada di atas ambang
batas yang ditetapkan oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan
No.HK.00.06.1.52.4011 yaitu 1,5 µg/g.
Kata kunci: Kerang, sedimen,
spektrofotometri serapan atom, timbale
Penulis: Emma Emawati, Rahmad
Aprianto, Ida Musfiroh
Kode Jurnal: jpfarmasidd150293