AKTIVITAS GEL MULUT BERBAHAN AKTIF EKSTRAK DAUN SIRIH HITAM KALIMANTAN SEBAGAI ANTIMIKROBA PENYEBAB RADANG GUSI (Gingivitis) DAN GIGI BERLUBANG (Caries)
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan untuk menguji aktivitas sediaan gel mulut berbahan aktif ekstrak daun
sirih hitam Kalimantan dengan basis utama yakni Hydroxy Ethyl Cellulose (HEC)
sebagai mucoadhesive polymer yang mampu meningkatkan gaya tarik menarik antara
bahan aktif dengan lapisan mukus sehingga akan memperpanjang waktu kontak bahan
aktif dengan jaringan target, selanjutnya akan meningkatkan efektivitas
aktivitas antimikroba penyebab radang gusi (gingivitis) dan gigi berlubang
(caries). Kegiatan yang telah dilaksanakan adalah pengujian aktivitas gel mulut
berbahan aktif ekstrak daun sirih hitam Kalimantan secara in vitro dengan
menggunakan metode difusi agar teknik sumuran. Pada pengujian sediaan gel mulut
berbahan aktif ekstrak daun sirih hitam Kalimantan dengan basis utama yakni
Hydroxy Ethyl Cellulose (HEC) secara in vitro, dapat diketahui bahwa sampel
dapat memberikan efek penghambatan jamur Candida albicans dan bakteri
Streptococcus mutans dengan ditunjukkan adanya zona bening pada agar. Namun
pada tahap dua kali pengenceran terhadap gel terjadipenurunan efektivitas kerja
penghambatan baik pada jamur Candida albicans maupun pada bakteri Streptococcus
mutans. Hasil pengujian in-vitro tanpa pengenceran adalah 19.8 mmpada bakteri
Streptococcus mutans dan 34.4 mm jamur Candida albicans.
Penulis: Fajar Prasetya dan
Angga Cipta Narsa
Kode Jurnal: jpfarmasidd130280