Pertumbuhan Semai Rhizophora apiculata di Area Restorasi Mangrove Taman Nasional Sembilang Sumatera Selatan
Abstract: bMangrove merupakan
suatu komunitas vegetasi
pantai yang di
dominasi oleh beberapa
spesies pohon –
pohonan yang khas.
Salah satu kerusakan mangrove disebabkan
oleh kegiatan manusia yaitu penebangan liar dan konversi lahan menjadi
tambak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pertumbuhan semai Rhizophora apiculata serta menentukan tingkat
keberhasilan semai Rhizophora
apiculata pada usia
1,5 tahun di
area restorasi Taman Nasional Sembilang, Banyuasin Sumatera Selatan.
Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan kombinasi perlakuan
antara jarak tanam (4 x 4 dan 5 x 5) dengan
cara tanam polibag
dan propagul. Hasil analisis
sidik ragam ANOVA memperlihatkan, tidak
ada pengaruh nyata pertumbuhan
semai mangrove Rhizhophora apiculata, yang ditunjukkan
dengan pertumbuhan tinggi tunas, diameter tunas, dan jumlah akar pada setiap
kombinasi perlakuan. Rata- rata laju pertumbuhan tinggi tunas adalah 16 cm, diameter
tunas adalah 1 cm, dan
rata-rata jumlah akar adalah
10. Akan tetapi, Persentase kelulusan
hidup dengan cara
tanam propagul lebih baik
yaitu 75% di bandingkan dengan propagul yaitu 61,5 %.
Penulis: Dian Rahmat, Fauziyah,
Sarno
Kode Jurnal: jpperikanandd150203