PENGARUH PENAMBAHAN CaCl2 TERHADAP YIELD, KADAR AIR, DAN DERAJAT KEASAMAN KEJU SUSU KAMBING

Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan CaCl2 terhadap yield, kadar air, dan pH keju dari susu kambing. Materi penelitian yang digunakan adalah 25 liter susu kambing, 0,25 gram microbial rennet , kultur bakteri yang berisi Streptococcus thermophillu dan Lactobacillus bulgaricus, 75 gram CaCl2, dan 50 liter aquadest. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu keju tanpa penambahan CaCl2 (R0); penambahan CaCl2 0,15% (R1); penambahan 0,30% CaCl2 (R2); penambahan 0,45% CaCl2 (R3); dan penambahan 0,60% CaCl2 (R4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan CaCl2 pada proses pembuatan keju susu kambing tidak memberikan pengaruh nyata terhadap yield, kadar air, dan pH keju susu kambing yang dihasilkan. Rataan yield keju sebesar 15,69%. Rataan kadar air keju sebesar 41,88%. Rataan pH keju sebesar 6,20.. Kesimpulan, yield, kadar air, dan pH keju dari susu kambing relatif sama pada penggunaan jenis penambahan CaCl2 yang berbeda.
Kata kunci: CaCl2, yield, kadar air, pH, keju susu kambing
Penulis: Farkhan Afandi, Mardiati Sulistyowati, Samsu Wasito
Kode Jurnal: jppeternakandd130240

Artikel Terkait :