FLUKTUASI KANDUNGAN AMONIA DAN BEBAN CEMARAN LINGKUNGAN TAMBAK UDANG VANAME INTENSIF DENGAN TEKNIK PANEN PARSIAL DAN PANEN TOTAL

ABSTRAK: Kemajuan teknologi budidaya udang di Indonesia semakin pesat, seiring dengan berkembangnya budidaya Udang Putih Vaname (Litopenaus vannamei), sebagai komoditas ekonomis di tambak selain udang windu dan bandeng. Budidaya intensif Udang Vaname dicirikan dengan padat penebaran benih tinggi dan penggunaan pakan tambahan. Manajemen pakan yang kurang baik, berakibat pada timbulnya sisa pakan, secara perlahan-lahan akan meningkatkan kadar bahan pencemar dan menurunkan kualitas air tambak. Upaya yang dikembangkan untuk mengurangi masukan nutrien dari pakan selama budidaya udang vaname intensif adalah metode panen parsial, yaitu melakukan pemanenan udang secara bertahap (parsial) saat proses budidaya berlangsung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi fluktuasi amoniak, menganalisa sumbangan beban cemaran amoniak ke lingkungan serta mengkaji kelayakan usaha budidaya udang vaname intensif dengan teknik panen parsial dan panen total. Panen parsial dilaksanakan umur 65 hari pada petak 2B, sedangkan panen total petak 2A dan 2B umur 80 hari pemeliharaan. Hasil yang diperoleh kandungan amoniak di akhir periode pemeliharaan petak 2A (panen total) dan petak 2B (panen parsial) adalah 0,120 mg/l dan 0,050 mg/l dengan nilai indeks kualitas air Prakash yang sama yaitu 51,11 kriteria kualitas air sedang. Sumbangan beban cemaran amoniak terhadap lingkungan petak 2A sebesar 7,667 kg/ha/th, petak 2B sebesar 3,164 kg/ha/th. Penilaian kelayakan ekonomi dari biomassa Udang Vaname yang dipanen secara total dan parsial. Hasil perhitungan teknik panen total nilai NPV Rp 88.448.362: IRR 27,09 ; B/C 2,11, teknik panen parsial NPV Rp 426.601.399 ; IRR 69,02: B/C 2,30. Kedua teknik panen mencerminkan usaha layak untuk dilanjutkan. Teknik panen parsial. mampu meminalkan sumbangan beban cemaran ke lingkungan serta memberikan keuntungan usaha lebih besar Rp 9.063.000/siklus/petak dibandingkan teknik panen total. Perlu adanya upaya pengolahan buangan air limbah di akhir pemeliharaan sebelum dibuang ke perairan umum agar memenuhi syarat baku mutu effluent.
Kata kunci: vaname, amonia, intensif, panen parsial, panen total
Penulis: Bayu Romadhona, Bambang Yulianto, Sudarno
Kode Jurnal: jpperikanandd160069

Artikel Terkait :