Sistem Informasi Pengukuran Kinerja Pada Perkebunan Kelapa Sawit Dengan Menggunakan Metode Balanced Scorecard

Abstrak: Perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu tanaman sub-sektor pertanian di Indonesia, yang merupakan sumber utama pangan dan pertumbuhan ekonomis. Balanced Scorecard (BSC) menjadi sebuah model sistem pengukuran kinerja yang dapat memberikan solusi dalam kerangka pengukuran kinerja terintegrasi dengan menggunakan aspek finansial maupun non finansial. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem informasi untuk mengukur kinerja perkebunan kelapa sawit menggunakan metode Balanced Scorecard. Pengukuran kinerja menggunakan 4 perspektif, yaitu: pelanggan, keuangan, proses bisnis internal serta pertumbuhan dan pembelajaran. 9 indikator yang digunakan, yaitu: nilai kepuasan karyawan, nilai loyalitas karyawan, Return on Asset (ROA), solvabilitas, pemeliharaan tanaman, panen TBS, meningkatkan kompetensi mandor dan administrasi di lingkungan kebun, pengarahan manager kebun kepada karyawan dan menyediakan anggaran khusus untuk pelatihan. Penelitian ini menghasilkan suatu sistem informasi yang dapat menentukan bobot indikator dan skor penilaian kinerja selanjutnya akan diketahui pencapaian pengukuran kinerja pada perkebunan kelapa sawit. Penelitian ini dilakukan pada perkebunan Bina Karya, didapatkan kinerja yang cenderung stabil dari tahun 2009 sampai 2013. Pada tahun 2011 diperoleh nilai kinerja tertinggi sebesar 68.34% dan yang terendah pada tahun 2009 sebesar 60.84s%.
Kata kunci: Pengukuran kinerja; Balance Scorecard; Key Performance Indicator; Sistem informasi; Kelapa sawit
Penulis: Rosmiati, Mustafid, Ibnu Widiyanto
Kode Jurnal: jptinformatikadd150248

Artikel Terkait :