RESTORASI CITRA BLUR DENGAN ALGORITMA JARINGAN SARAF TIRUAN HOPFIELD

Abstrak: Kebutuhan  terhadap  citra  digital  dalam  masyarakat  kita  dewasa  ini  semakin meningkat dan merambah di berbagai bidang kehidupan seperti dalam pendidikan, bisnis, fotografi,  bahkan  kriminologi.  Pengolahan  citra  digital  merupakan  teknologi  yang  dapat digunakan  dalam  memanipulasi  citra  untuk  mengatasi  ketrbatasan  alat  akuisisi citra  atau untuk  meningkatkan  kualitas  citra  tersebut.  Penelitian  ini  mencoba  untuk  melakukan restorasi  terhadap  citra  kabur.  Citra  digital  akan  didegradasi  dengan  menggunakan Gaussian  blur  ,  kemudian  direstorasi  menggunakan  jaringan  Hopfield  yang  merupakan salah  satu  cabang  dari  jaringan  saraf  tiruan.  Tujuan  akhir  dari  proses  restorasi  adalah memperbaiki  citra  yang  diberikan.  Teknik  restorasi  secara  umum  berorientasi  ke  arah pemodelan  degradasi  dan  penerapan  proses  kebalikannya  (invers)  untuk  kembali mendapatkan citra asli.
Berdasarkan analisis dari hasil uji coba hasil restorasi yang diperoleh belum optimal mendekati  citra  aslinya  karena  citra  hasil  perbaikan  cenderung  lebih  gelap  dan  masih mengalamai  degradasi  atau  kerusakan.  Kemungkinan  hal  ini  terjadi  pada  proses normalisasi yang kurang tepat.
Kata Kunci: Restorasi Citra, Hopfield, Jaringan Saraf Tiruan, Blur
Penulis: Herman Maryanto  Sri Suwarno,  Lucia Dwi Krisnawati
Kode Jurnal: jptinformatikadd110105

Artikel Terkait :