RANCANGAN PERBAIKAN TATA LETAK GUDANG BARANG JADI PRODUK STAMPING PARTS PADA PT. CSM BERDASARKAN METODE FUZZY SUBTRACTIVE CLUSTERING ALGORITHM
Abstract: PT. CSM merupakan
perusahaan yang bergerak di sektor industri otomotif. Stamping parts merupakan
salah satu produk unggulan yang dihasilkan oleh PT. CSM. Permasalahan yang
dihadapi oleh perusahaan adalah belum optimalnya pemanfaatan ruang gudang
barang jadi yang tersedia. Hal tersebut ditandai dengan adanya penempatan
produk secara tidak teratur, adanya area pada gudang barang jadi yang
difungsikan di luar kegiatan penyimpanan, penempatan produk jadi di luar area
gudang karena daya tampung gudang barang jadi kurang maksimal, serta penempatan
produk jadi yang mengganggu jalur gang dan saling menghalangi satu sama lain.
Tujuan penelitian adalah untuk melakukan analisis dan memberikan usulan
perbaikan rancangan tata letak gudang produk jadi pada PT CSM. Pemecahan
masalah diawali dengan melakukan evaluasi terhadap kondisi awal gudang barang
jadi dengan menggunakan check sheet, perhitungan total biaya perpindahan, total
jarak tempuh forklift, dan utilitas penggunaan ruangan. Berdasarkan hasil
evaluasi diperoleh total biaya perpindahan pada kondisi awal gudang barang jadi
sebesar Rp 264.662,84 per hari dan total jarak tempuh dari pintu masuk gudang
menuju area penyimpanan dan dari area penyimpanan ke pintu keluar gudang
sebesar 2.336,28 meter. Langkah pemecahan masalah berikutnya adalah melakukan
perancangan rak untuk meningkatkan daya tampung gudang. Selanjutnya digunakan
algoritma Fuzzy Subtractive Clustering untuk mengetahui hasil pengelompokan
tipe stamping parts sesuai dengan kecenderungan keanggotaannya. Hasil
perhitungan menunjukkan pengelompokkan tipe produk jadi ke dalam 4 cluster
sebagai dasar penempatan produk jadi untuk meminimalkan jarak tempuh dalam
pengangkutan produk jadi. Usulan rancangan tata letak gudang barang jadi
menghasilkan total biaya perpindahan sebesar Rp 252.982,69 per hari atau
penurunan sebesar 4,4132% dari kondisi awal gudang, dengan total jarak tempuh
dari pintu masuk gudang menuju area penyimpanan dan dari area penyimpanan ke
pintu keluar gudang sebesar 983,146 meter. Tata letak gudang barang jadi usulan
terbaik menghasilkan utilisasi ruangan sebesar 25,078%.
Penulis: Annisa Widya Putri,
Iveline Anne Marie
Kode Jurnal: jptindustridd150331