Perspektif Pengguna dalam Perancangan UserInterface pada Website Digital Library
ABSTRAK: Website digital
library merupakan salah
satu website yang
frekuensi penggunaannya sangat
tinggi karena pengguna dari
website tersebut didominasi
oleh pengguna yang
aktif. Meskipun demikian,
banyak pengguna yang mengeluhkan performansi website digital
library yang ada pada saat ini karena tidak userfriendly, sulit untuk
dipelajari dan tidak memenuhi aspek product compatibility. Konsep usercentered
design (UCD) menjadi solusi yang digunakan karena metode ini melibatkan
pengguna dalam seluruh tahapan yang ada di dalamnya. Identifikasi kebutuhan
pengguna dengan menggunakan kuisioner
dan teknik wawancara
merupakan metode yang
mampu mengakomodir kebutuhan pengguna secara
keseluruhan. Kuisioner disebar
dengan menggunakan gabungan
metode pengambilan sampel secara strataan dan purposive sampling,, di
mana responden yang terpilih adalah responden yang telah memenuhi kriteria yang
telah ditetapkan sebelumnya. Wawancara dilakukan terhadap expert system di
dalam digital library. Berdasarkan hasil pengolahan kuisioner dan wawancara
yang dilakukan, diperoleh 13 aspek yang harus dipenuhi oleh perancang website. Aspek-aspek tersebut
terbagi atas 2
bagian yaitu kebutuhan
prioritas dan kebutuhan
pendukung. Kebutuhan prioritas terdiri atas 7 aspek, yaitu
pengguna mudah dalam mengakses website, website memiliki koleksi data yang
lengkap dan selalu update, pengguna
mudah dalam mendowload
bahan yang dibutuhkan,
menyediakan fasilitas pencarian berdasarkan kategori
yang diinginkan,Informasi di
website (jumlah buku,
posisi rak) sesuai
dengan kondisi di perpustakaan tersebut
dan tampilan website
menarik. Kebutuhan pendukung.
terdiridari 6 aspek,
yaitu mudah ketika melakukan pendaftaran sebagai anggota
baru, jenis huruf yang digunakan nyaman untuk dibaca, adanya fasilitas online yang cepat
dalam menanggapi berbagai
hal (misalnya, jika
ada pertanyaan maupun
validasi anggota baru),
website menampilkan logo dan nama institusi, tersedia fasilitas
pencarian data yang umum (seperti google search) dan kombinasi warna yang
digunakan nyaman untuk dilihat.
Penggunaan aspek-aspek tersebut di dalam perancangan website digital library dapat mengatasi
keseluruhan keluhan pengguna tersebut.
Penulis: Istianah Muslim
Kode Jurnal: jptindustridd150260