PENGUKURAN EFEKTIVITAS MESIN ELECTRIC ARC FURNACE 9 DENGAN METODE OEE DAN PERBAIKAN MENGGUNAKAN METODE FMECA DI PT. XYZ
ABSTRACT: PT. XYZ mempunyai
plant yang memproduksi slab baja yaitu SSP 1 dan SSP 2. Pada SSP 2 mesin
Electric Arc Furnace (EAF) 9 sering mengalami mati mendadak yang mengakibatkan
terjadinya berhentinya proses produksi. Berdasarkan data historis, delay yang
paling tinggi pada mesin EAF 9 selama satu tahun 9877 menit. Sehingga
mengakibatkan breakdown yang dapat menyebabkan kerusakan komponen. Penelitian
ini bertujuan untuk menghitung nilai efektivitas mesin, mengetahui faktor
penyebab rendahnya efektivitas mesin, mengetahui penyebab masalah yang terjadi
pada komponen kritis dan mencari solusi untuk perbaikan. Metode yang digunakan
untuk mengetahui nilai efektivitas mesin yaitu metode Overall Equipment
Effectiveness (OEE), untuk mencari faktor penyebab masalah rendahnya
efektivitas mesin menggunakan Six Big Losses, sedangkan untuk mencari penyebab
masalah pada komponen kritis dan mencari solusi perbaikan menggunakan metode
Failure Mode And Effects Criticality Analysis (FMECA). Nilai OEE yang didapat
sebesar 50,26%. Nilai tersebut didapat dari perkalian Availability, Performance
Efficiency, Rate Of Quality Product. Faktor yang menyebabkan rendahnya
efektivitas yaitu Idling & Minor Stoppages hal ini dikarenakan mempunyai
nilai terbesar yaitu 19,19%. Penyebab masalah pada mesin EAF 9 yaitu komponen
Hydrolic Cradle dan Roof Supporting Column Cradle karena kedua komponen
tersebut masuk dalam kategori Unacceptable berdasarkan Risk or Hazard. Maka
usulan perbaikan untuk kedua komponen kritis tersebut perlu dilakukan
pengecekan pada Limit Switch dan Seal Cylinder. Jika limit switch tidak dapat
berfungsi maka lakukan penggantian. Untuk Seal lakukan pengecekan jika ada
kebocoran oli maka Seal harus diganti.
Penulis: Ahmad Ilyas, Faula
Arina, Putro Ferro Ferdinant
Kode Jurnal: jptindustridd150431