KORELASI BENTUK DINAMIS DENGAN RUANG ‐ STRUKTUR ‐ ENCLOSURE PADA BANGUNAN CIWALK EXTENTION, BANDUNG
ABSTRACT: Rancangan bangunan
paling mudah dikenali dari aspek bentuknya, sehingga banyak bangunan (khususnya
bangunan komersil) yang dirancang dengan bentuk yang unik/menarik. Upaya
menyajikan bentuk menarik tersebut berkaitan erat dan dapat mempengaruhi ruang
dalam maupun luar, struktur, dan enclosure (elemen pelingkupnya). Bangunan‐bangunan
dengan bentuk yang dinamis (tidak sederhana) adalah objek yang menarik untuk
menjadi bahan kajian mengenai korelasi bentuk dan struktur dalam proses
perancangan karya arsitektur. Kompleks bangunan di Ciwalk Extention, Bandung
yang relatif baru, berkarakter unik, dan berbeda dari bangunan pada umumnya
adalah salah satu contoh yang perlu dikaji, antara lain karena karakternya yang
dinamis dengan penggunaan bentuk‐bentuk lengkung/kurva, miring, variasi bentuk
yang cukup beragam, dan olahan fasad yang cukup variatif. Selain itu,
penggunaan bentuk lengkung dan pemecahan sistem strukturnya dapat memiliki
konsekuensi terhadap ruang luar dan dalam, serta juga perlu ditunjang oleh
pemilihan material dan metode konstruksi yang cenderung lebih kompleks
dibandingkan bangunan berbentuk geometris standar. Penelitian evaluatif dengan
metode kualitatif ini dilakukan dengan observasi objek dan pengumpulan
data‐data visual berupa gambar dan foto bangunan di kompleks Ciwalk Extention,
serta survei terhadap narasumber yang terlibat dalam proses perencanaan
bangunan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa fungsi bangunan berupa
mal/ritel lebih memberi keleluasaan dalam merancang bentuk dinamis. Struktur
diberi peran yang cukup besar dalam tampilan bangunan dan tidak sekedar
mendukung bentuk. Enclosure untuk bentuk dinamis membutuhkan banyak
penyelesaian teknis agar tidak berdampak negatif pada maintenance dan tampilan
bangunan. Rancangan bangunan secara keseluruhan dipengaruhi oleh penjiwaan yang
kuat secara arsitektur untuk menghadirkan rancangan ‘baru’, dengan tetap
memperhatikan prinsip‐prinsip objektif dalam merancang. Bentuk dirancang dengan
pertimbangan terkait konteks tapak & fungsi, serta persyaratan teknis
secara memadai.
Penulis: Nancy Yusnita
Nugroho, Anastasia Maurina, R. Satrio Wicaksono, Vincentius Gani
Kode Jurnal: jptindustridd150318