KAJIAN EFEK PENCAHAYAAN BUATAN UNTUK RUANG GALERI BATIK (STUDI KASUS: MUSEUM TEKSTIL JAKARTA DAN MUSEUM BATIK PEKALONGAN)

Abstrak: Galeri Batik di Museum tekstil jakarta dan Museum Batik pekalongan merupakan galeri khusus koleksi batik yang terbaik di Indonesia. Pencahayaan buatan memegang peranan penting bagi keberhasilan sebuah museum untuk mengkomunikasikan antara pengamat dengan benda koleksi. Hal ini bisa diwujudkan dengan efek pencahayaan buatan yang tepat. Faktor-faktor yang mempengaruhi efek pencahayaan buatan menjadi masalah yang perlu dikaji dan diuraikan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum ada galeri batik yang ideal secara keseluruhan dan oleh karena itu dapat menyebabkan kerusakan batik yang umumnya terbuat dari bahan alami. Efek pencahayaan buatan yang dihasilkan butuh perkembangan dan saran yang baik, pencahayaan di museum tekstil Jakarta dan museum batik pekalongan banyak yang belum mencapai ideal. Faktor pencahayaan buatan dipengaruhi oleh interior, jenis bahan koleksi, dan sistem pemasangan lampu dan hal-hal yang berkaitan dengan pencahayaan buatan. Kesimpulan dalam analisis dapat dicapai untuk kelanjutan konsep karakteristik pencahayaan buatan untuk koleksi Batik Tulis.
Kata Kunci: Batik, Pencahayaan Buatan, Museum dan Interior
Penulis: Muhammad Fauzi
Kode Jurnal: jptindustridd150275

Artikel Terkait :