DINAMIKA AKULTURASI ARSITEKTUR PADA MASJID SULTHONI PLOSOKUNING DI SLEMAN, YOGYAKARTA
ABSTRACT: Fenomena yang
terjadi saat ini banyak bangunan peninggalan yang dipengaruhi oleh budaya
pendatang yang dibongkar tanpa diperhatikan nilai-nilai budaya yang terkandung
didalamnya. Untuk itu telaah tentang arsitektur yang berlatar-belakang bangunan
peninggalan perlu diteliti lebih mendalam berdasarkan elemen-elemen
pelingkupnya. Uraian elemen bangunan menjadi penting agar mendapatkan esensi
dasar dari karakter bangunan tersebut. Masjid Sulthoni Plosokuning di Sleman
Yogyakarta merupakan salah satu bangunan yang telah mendapatkan pengaruh
akulturasi budaya Hindu. Masjid ini merupakan salah satu objek yang patut untuk
diteliti keunikannya, apakah pengaruh-pengaruh yang terjadi pada proses
akulturasi budaya dan arsitektur dan apa saja filosofi dan konsep yang
mendasari pada bangunan masjid ini.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap sejauh mana terjadinya
akulturasi arsitektur antara fungsi masjid dengan ragam budaya dan arsitektur
Jawa dan Hindu dengan cara melakukan sintesis dengan menelusuri sejauh mana
arsitektur masjid ini dipengaruhi oleh unsur budaya dan arsitektur tersebut.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif, analitik
dan interpretatif, dengan menggunakan teori archetypes, ordering principle dan
teori budaya – arsitektur tradisional Jawa dan Hindu, dengan demikian teori dan
metodologi yang digunakan dapat mengungkap fenomena arsitektur melalui
penelusuran wujud akulturasi dari aspek fungsi, bentuk dan maknanya melalui
filosofi tata ruang, kesakralan, dan pengaruh budaya yang terjadi pada bangunan
masjid.
Dari penelusuran yang dilakukan akan dapat membuktikan bahwa Masjid
Sulthoni Plosokuning di Sleman Yogyakarta ini merupakan ekspresi akulturasi
antara budaya Jawa dan Hindu melalui konsep konsepnya. Penelitian ini
diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai rujukan bagi kasus studi yang
serupa di beberapa kawasan lainnya serta dapat menyumbangkan pengetahuan teori
akulturasi arsitektur pada aspek fungsi, bentuk dan maknanya secara
berkesinambungan.
Penulis: Bachtiar Fauzy, Amira
Arraya
Kode Jurnal: jptindustridd150279