AUTONOMOUS MAINTENANCE PADA PLANT II PT. INGRESS MALINDO VENTURES

ABSTRACT: Persaingan  diantara  perusahaan  manufaktur  penghasil  spare  part  otomotif  semakin meningkat.  Produktifitas  dalam  pemanfaatan  mesin  menjadi  salah  satu  target  untuk  mendukung terpenuhinya  kebutuhan  dan  kepuasan  konsumen.  Pendekatan  TPM  mendorong  perusahaan  untuk menjadikan kegiatan perawatan menjadi salah satu fokus sebagai bagian yang penting dan vital dari sebuah bisnis atau operasi manufaktur. Perawatan tidak lagi dipandang sebagai aktivitas yang non-profit.  aktu  untuk  perawatan  telah  dimasukkan  kedalam  jadwal  produksi  sebagai  bagian  dari jadwal produksi, dan bahkan dalam beberapa kasus, perawatan menjadi bagian integral dari sebuah proses  manufaktur.  Salah  satu  pilar  dalam  tahapan  TPM  adalah  mengembangkan  program Autonomous Maintenance (AM). PT.  Ingress  Malindo  Ventures  atau  PT.  IMV  merupakan  perusahaan  manufaktur  yang memproduksi  komponen  otomotif  berupa  weather  strip  outer/inner  moulding  dan  door  sash  yang dibutuhkan  untuk  kebutuhan  lokal  dalam  negeri.  Untuk  kelancaran  produksi,  perusahaan  sangat bergantung  kepada  ketersediaan  mesin  karena  apabila  mesin  mengalami  kerusakan  maka  kegiatan produksi  akan  terhenti  sehingga  dapat  mengakibatkan  penambahan  waktu  penyelesaian  serta berakibat  tidak  tercapainya  target  produksi.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mendapatkan  usulan rancangan  autonomous  maintenance  untuk  meningkatkan  performansi  perawatan  mesin  pada  PT. Ingress Malindo Ventures.
Berdasarkan  hasil  pengumpulan  data  perawatan  mesin  roll  forming,  dilakukan  pengolahan data,  analisis  dan  perancangan  sesuai  dengan  tahapan  autonomous  maintenance.  Usulan autonomous  maintenance  menghasilkan  contoh  board  step  untuk  pengevaluasian  setiap  step  serta prosedur untuk mengembangkan pendidikan dan pelatihan inspeksi, SOP, check sheet dan one point lesson  pada  mesin  dan  komponen  yang  memiliki  nilai  downtime  diatas  rata-rata.  Berdasarkan implementasi, diketahui bahwa nilai OEE pada mesin roll forming diproyeksikan meningkat menjadi 79,316%.
Keywords: TPM, Autonomous Maintenance, Overall Equipment Effectiveness (OEE)
Penulis: Erna Regina Supriatna, Iveline Anne Marie, Amal Witonohadi
Kode Jurnal: jptindustridd150346

Artikel Terkait :