UNJUK KERJA VORTEX TUBE COOLER PADA PEMESINAN BAJA ST41
Abstract: Proses pemesinan
merupakan proses manufaktur dimana objek dibentuk dengan cara membuang atau
menghilangkan sebagian material dari benda kerjanya. Pada proses pembubutan,
panas yang dihasilkan sangat tinggi sebagai akibat dari gesekan antara pahat
bubut dan benda kerja. Salah satu faktor berpengaruh pada dalam proses
pembubutan adalah media pendingin. Dalam penelitian ini pembubutan dilakukan
menggunakan pahat HSS dan material uji baja ST41, dengan media pendingin system
vortex tube (udara dingin bertekanan) menghasilkan suhu udara dingin 14,6 C,
18,5 C, 21, C. Udara dingin luaran vortex tube digunakan selama proses
pembubutan dengan parameter feeding (f) 0,1 mm/rev, kecepatan spindel adalah
625(rpm) dan kedalaman potong konstan 2 mm. Hasil penelitian pendingin vortex
tube bukaan 2 dengan gerak makan 0,11 mm/rev dan kecepatan potong 80,46 m/menit
menghasilkan umur pahat mencapai 5,63 menit, pada bukaan 3 dengan kecepatan
potong 72,61 m/menit dan gerak makan 0,11 mm/rev umur pahat mencapai 5,60
menit. Umur pahat terendah di dapat tanpa menggunakan pendingin dengan gerak
makan 0,11 mm/rev, kecepatan potong 88,39 m/menit, yaitu mencapai 2,86 menit
dan umur pahat tertinggi didapat menggunakan media pendingin vortex tube bukaan
1 dengan gerak potong 0,11 m/rev dan kecepatan potong 88,39m/min sebesar 6,29
menit. Oleh karena itu media pendingin vortex tube dapat meningkatkan umur
pahat HSS hingga mencapai 52,76%.
Penulis: Akhmad Isnain
Pulungan, Gusri Akhyar Ibrahim, Yanuar Burhanuddin
Kode Jurnal: jptmesindd130534