UNJUK KEMAMPUAN METALLIC CATALYTIC CONVERTER TEMBAGA BERLAPIS MANGAN TERHADAP REDUKSI EMISI CO DAN HC PADA SEPEDA MOTOR 4 LANGKAH
Abstrak: Katalis merupakan zat
yang ditambahkan dalam sistem reaksi untuk mempercepat reaksi. Katalis dapat
menyediakan situs aktif yang berfungsi untuk mempertemukan reaktan dan
menyumbangkan energi dalam bentuk panas sehingga molekul pereaktan mampu
melewati energi aktivasi secara lebih mudah. Seperti diketahui bahan pencemar
terdapat di dalam gas buang kendaraan bermotor adalah karbon monoksida (CO) dan
hidrokarbon (HC), bila unsur tersebut terlepas ke udara dan bereaksi akan membentuk senyawa yang membahayakan
kesehatan dan lingkungan. Oleh karena itu, penulis melakukan penelitian tentang
catalytic converter untuk mengurangi emisi gas buang yang di hasilkan kendaraan
bermotor. Catalytic converter pada penelitian ini menggunkan bahan tembaga
berlapis mangan yang dipasang pada knalpot sepeda motor Satria FU yang akan
diuji emisi sebelum penggunaan dan setelah dipasang catalytic converter. Jenis
penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Obyek penelitian adalah
motor Suzuki Satria FU 150. Analisis data menggunakan metode deskriptif.
Instrumen penelitian yang digunakan
adalah exhaust gas analyzer, oil temperature meter, rpm counter, chassis
dynamometer, digital pocket scale, gelas ukur. Dari penelitian eksperimen ini
didapatkan hasil terbaik reduksi emisi CO tertinggi pada kelompok eksperimen 1
menggunakan katalis dengan diameter lubang logam tembaga 2 mm yaitu sebesar
59,96% pada lambda 0,760 dengan purtaran mesin idle 1500 rpm dan temperatur
204°C jika dibandingkan knalpot standar. Hal ini disebabkan adanya teknologi
mettallic catalytic converter berbahan tembaga berlapis mangan yang sudah mampu
mereduksi emisi CO. Reduksi emisi HC tertinggi pada kelompok eksperimen 1
menggunakan katalis dengan diameter lubang logam tembaga 2 mm yaitu sebesar
70,12% pada lambda 0,763 dengan putaran mesin menengah 7000 rpm dan temperatur
369°C jika dibandingkan dengan knalpot standar. Hal ini disebabkan adanya
teknologi metallic catalytic converter berbahan logam tembaga berlapis mangan
yang mampu mengendalikan emisi gas buang kendaraan bermotor dengan cara
mengonversikan emisi HC menjadi H2O.
Penulis: BAHRUL ULUM, ISKANDAR
Kode Jurnal: jptmesindd140374