STUDI PERBANDINGAN BEBERAPA RUMUS EMPIRIS INDEKS KOMPRESI (Cc)
Abstrak: Pada saat parameter
tanah untuk keperluan desain tidak diperoleh secara langsung, maka digunakan
korelasi antar parameter tanah. Salah satu korelasi parameter tanah adalah
mencari indeks kompresi. Terdapat rumus-rumus empiris yang dapat digunakan untuk
memudahkan dalam mencari nilai indeks kompresi (Cc) yang telah dibuat oleh para
peneliti dahulu antara lain Terzaghi dan Peck (1967) Cc = 0,009 (LL -10), Naccl
et al. (1975) Cc = 0,02 IP + 0,014 dan Bowles (1989) Cc = 0,54(e0-0,35). Dalam
penelitian yang mereka lakukan menggunakan tanah dari daerah eropa yang mungkin
mempunyai sifat, jenis dan perilaku yang berbeda dari tanah di Indonesia.
Penelitian bertujuan untuk mencari persamaan indeks kompresi (Cc) dengan batas
cair (LL), angka pori (e0), dan indeks plastisitas (IP) dengan menggunakan
tanah dari pulau Jawa dan Kalimantan dan
dibandingkan dengan rumus yang sudah ada. Penelitian ini menggunakan metode
statistika, yaitu dengan mencari persamaan regresi linier indeks kompresi (Cc)
dan pengujian statistik meliputi uji R2 , uji variansi (uji F), uji signifikansi
(uji t), dan uji validalitas. Sampel tanah dibatasi untuk nilai indeks
plastisitas lebih dari 17 dengan kata lain tanah yang mempunyai sifat
plastisitas yang tinggi, berjenis tanah lempung dan juga kohesif. Hasil
analisis regresi linier sederhana menghasilkan persamaan Cc = 0,2706(LL) +
0,1311, Cc = 0,02564(IP) - 0,200 and Cc = 0,1899( (e0) + 0,1191. Pengujian validitas
menunjukan R2 yang sama antara persamaan model dengan persamaan milik Terzaghi
dan Peck, Naccl et al. dan Bowles dengan nilai R2 berturut-turut 0,9158, 0,9348
dan 0,9154. Komparasi menunjukan perpotongan pada model dan rumus empiris
terletak pada nilai 47 untuk LL, 38 untuk IP dan 0,9 untuk e0. Nilai Cc pada
model lebih besar dibandingkan dengan rumus empiris pada LL kurang dari 47, IP
lebih dari 38 dan e0 kurang dari 0,9 sebaliknya nilai Cc pada model lebih kecil
dibandingkan dengan rumus pada LL lebih dari 47, IP kurang dari 38 dan e0 lebih
0,9.
Penulis: Terta Nugrahanto,
Niken Silmi Surjandari, Amirotul Mahmudah
Kode Jurnal: jptsipildd140682