STUDI PERBANDINGAN BEBERAPA RUMUS EMPIRIS PARAMETER KUAT GESER (Cu Dan φ) DARI NILAI N-SPT

Abstrak: Data  tanah  sangat  diperlukan  dalam  perencanaannamun  adakalanya  data    tidak  cukup,  untuk  itu  diperlukan interpretasi  parameter  tanah  yang  diperoleh  dari  upaya  korelasi  melalui  grafik  yang    ada  sehingga  menghasilkan rumus korelasi. Tetapi rumus empiris yang biasa dipakai selama ini dibuat oleh para ahli tanah yang sebagian besar berasal dari luar Indonesia.Penelitian ini menggunakan data sekunder dari tanah di wilayah Surakarta dan sekitarnya dengan  memanfaatkan  data  tanahdari  laboratorium  mekanika  tanah  Universitas  Sebelas  Maret  dan  intansi  yang terkait.  Penelitian  ini  akan  menganalisa  data  tanah  dengan  menggunakan  persamaan  regresi  antara  parameter kuatgeser  tanah  yang  terdiri  dari  nilai  Cu  dan  nilai  φ  dengan  nilai  N-SPT.  Adapun  rumus  pembanding  antara  Cu dengan N-SPT oleh Terzaghi & Peck (1967), serta persamaan antara φdengan N-SPT dari persamaan Hanson dan Thornburn  (1989).  Persamaan  regresi  linier  sederhana  yang  didapat  untuk  nilai  kohesi  Cu  =  10.76  N-SPT  dan persamaan  regresi  polynomial  yang  didapat  untuk  nilai  sudut  geser  φ  =  4.219  +  1.331N-SPTcor  –  0.0059N-SPT2cor. Dalam  uji validitas persamaan  regresi linier sederhana dan Persamaan Terzhagi &   Peck (1967) dengan data  Culab keduanya  menunjukan  hasil  R2=  0.808.  Sedangkan  Persamaan  regresi  non    linier  polynomial  dengan  data  φlab menunjukan hasil R2 = 0.845 dan Persamaan Hanson dan Thornburn (1989) dengan data φlab menunjukan hasil R2 = 0.923,  untuk  komparasiantarapersamaanregresilinier  sederhana  dengan  persamaan  Terzaghi  &  Peck  (1967)  kedua persamaan  sejajar  serta  mengalami  kenaikan  tetapi  dengan  kelandaian  berbeda  akan  tetapiberperpotongan, sedangkan  persamaanregresi  non  linier  polynomial  dengan  persamaan  Hanson  &Thornburn  (1989)  menunjukan keduapersamaanberpotonganpadasaatnilai  N-SPT  22.5  .  Pada  saat  nilai  N-SPT  5  sampai  22.5  garis  polynomial persamaan regresi berada dibawah persamaan Hanson dan Thornburn (1989) akan tetapi setelah nilai N-SPT 22.5 persamaan Hanson dan Thornburn (1989) mengalami penurunan sehingga garis polynomial persamaan Hanson dan Thornburn (1989)berada berada dibawah garis persamaan regresi.
Kata Kunci: parameter kuat geser, korelasi, N-SPT, regresi
Penulis:   Firman Nugraha, Niken Silmi Surjandari, Amirotul MHM
Kode Jurnal: jptsipildd140679

Artikel Terkait :