STUDI KELAYAKAN INVESTASI PEMBANGUNAN WADUK JLANTAH KABUPATEN KARANGANYAR DITINJAU DARI ASPEK EKONOMI
ABSTRACT: Salah satu
permasalahan yang ada di beberapa tempat di Indonesia adalah kesulitan
memperoleh air terutama air baku dan untuk kebutuhan air irigasi pada saat
musim kemarau yang panjang. Waduk merupakan salah satu solusi dari pemanfaatan
air permukaan yang berfungsi untuk menampung air sebagai cadangan air baku pada
saat musim kemarau. Salah satu tempat yang berpotensi dalam pembangunan waduk
ini adalah di kabupaten Karanganyar kecamatan Jatiyoso desa Tlobo yang akan
membendung sungai Jlantah yang mempunyai Daerah Aliran Sungai (DAS) sebesar
22.47 km2. Untuk merencanakan pembangunan Waduk Jlantah tercapai sesuai dengan
yang diharapkan maka perlu dilakukan studi kelayakan.
Metode yang digunakan untuk menghitung tingkat kelayakan pembangunan
waduk Jlantah kabupaten Karanganyar adalah dengan menggunakan Net Present Value
untuk mengetahui arus kas yang akan datang yang didoskontokan pada saat ini.
Selain itu metode yang digunakan adalah Internal Rate Of Return untuk
mengetahui tingkat diskonto yang menyamakan nilai sekarang dari arus kas masuk
proyek yang diharapkan terhadap nilai sekarang proyek yang membuat nilai Net
Present Value sama dengan nol. Metode yang ke tiga adalah Benefit Cost Ratio,
metode ini digunakan untuk mencari nilai manfaat dengan perbandingan antara
manfaat dan biaya dalam suatu proyek. Metode yang terakhir digunakan adalah
Payback Period yang digunakan mencari tahu waktu yang dibutuhkan dalam
pengembalian nilai investasi yang telah dikeluarkan.
Dalam perhitungan studi kelayakan waduk Jlantah ini digunakan suku bunga
sebesar 11% sehingga didapatkan nilai pada kondisi normal dengan metode Net Present Value didapatkan sebesar Rp
110.025.049.610,03, Internal Rate Of Return sebesar 15%, Benefit Cost Ratio
sebesar 1,27, dan Payback Period selama 8,64 tahun. Dari hasil perhitungan
kelayakan ekonomi pembangunan waduk Jlantah kabupaten Karanganyar dengan
kondisi normal ini, maka proyek layak untuk dilaksanakan dikarenakan nilai Net
Present Value> 0, Internal Rate Of Return> 11%, dan Benefit Cost
Ratio> 1.
Kata – kata kunci: manajemen
kosntruksi, studi kelayakan waduk, ekonomi teknik, net present value, internal
rate of return, benefit cost ratio, dan benefit cost ratio
Penulis: Gani Abdurrahman, M
Hamzah Hasyim, Pudyono
Kode Jurnal: jptsipildd150268