STUDI KELAYAKAN FINANSIAL PROYEK PERUMAHAN MUTIARA ALAM REGENCY KABUPATEN TULUNGAGUNG
ABSTRACT: Kabupaten
Tulungagung merupakan kota yang mulai berkembang dalam bidang perumahan. Salah
satu perumahan yang sedang dibangun adalah Mutiara Alam Regency.Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui layak atau tidaknya pembangunan tersebut.
Dengan adanya proyek pembangunan perumahan tersebut maka perlu diketahui
mengenai kelayakan finansialnya.Penelitian ini menggunakan parameter Net
Present Value (NPV), Internal Rate Return (IRR), Benefit Cost Ratio (BCR), dan
Payback Period (PP).Dengan mengumpulkan data yang dibutuhkan maka selanjutnya
menganalisa kelayakan proyek dari segi finansialnya dan analisis
sensitivitasnya.Selain itu menganalisis bila terjadi penurunan penjualan rumah
antara 1 unit dan 2 unit rumah. Maka akan diperoleh keuntungan dari biaya
operasional maupun biaya investasi. Biaya operasional atau pengeluaran dari
perumahan Mutiara Alam Regency dikeluarkan selama umur rencana proyek.
Penurunan penjualan rumah akan mempengaruhi umur proyek juga.
Dari hasil uji analisis pada penjulan rumah periode Mei 2015 hingga
Desember 2016 sebanyak 3 unit rumah menggunakan Net Present Value disaat
kondisi normal sebesar Rp. 2.835.522.810. Untuk metode Benefit Cost Ratio pada
kondisi normal 1,3881. Untuk metode Internal Rate Return didapat 73%. Untuk
metode Simple Payback Period didapat hasil pengembalian selama 2 tahun 4 bulan,
sedangkan pada metode Discounted Payback Period didapat hasil pengembalian
sebesar 2 tahun 3 bulan. Pada penjulan rumah periode Mei 2015 hingga Oktober
2017 sebanyak 2 unit rumah menggunakan Net Present Value disaat kondisi normal
sebesar Rp.2.674.400.211. Untuk metode Benefit Cost Ratio pada kondisi normal
1,3734. Untuk metode Internal Rate Return didapat 62%. Untuk metode Simple
Payback Period didapat hasil pengembalian selama 2 tahun 8 bulan, sedangkan
pada metode Discounted Payback Period didapat hasil pengembalian sebesar 2
tahun 4 bulan. Pada penjulan rumah periode Mei 2015 hingga April 2020 sebanyak
1 unit rumah menggunakan Net Present Value disaat kondisi normal sebesar Rp.
2.255.564.768. Untuk metode Benefit Cost Ratio pada kondisi normal 1,2971.
Untuk metode Internal Rate Return didapat 45%. Untuk metode Simple Payback
Perioddidapat hasil pengembalian selama 3 tahun 2 bulan, sedangkan pada metode
Discounted Payback Period didapat hasil pengembalian sebesar 3 tahun.
Kata kunci: net present value,
benefit cost ratio, internal rate return, payback period, analisis sensitivitas
Penulis: Afanny
Rachmadiansyah, Kartika Puspa Negara, Saifoe El Unas
Kode Jurnal: jptsipildd150273