STUDI KEANDALAN SISTEM JARINGAN DISTRIBUSI PRIMER 20 KV BUSBAR PANGKEP
ABSTRACT: Seiring dengan
bertambahnya jumlah beban pada busbar Pangkep maka performa pelayanan semakin
kompleks. Maka dari pada itu diperlukan sebuah studi untuk menganalisis
keandalan pada busbar Pangkep untuk melihat indeks keandalannya. Hal ini sangat
penting untuk diketahui dan juga menjadi referensi bagi PT PLN (persero) untuk
meningkatkan atau mempertahankan kualitas listriknya. Penelitian ini dilakukan
dengan mengambil data gangguan, durasi pemadaman dan jumlah pelanggan kemudian
dihitung laju kegagalan dan lama gangguan rata-rata konsumen selama setahun
yaitu tahun 2011. Hasil perhitungan tersebut digunakan untuk menentukan indeks
keandalan yaitu SAIFI, SAIDI, CAIFI, CAIDI, ASAI dan ASUI dan dinyatakan dalam
angka. Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa ketersediaan energi listrik
busbar Pangkep masih di atas 90 % dan SAIFI dengan nilai 0,87241
gangguan/pelanggan/tahun dan SAIDI dengan nilai 25,60979 menit/pelanggan/tahun.
Maka indeks keandalannya masih berada dalam batas-batas yang diperbolehkan PT
PLN (persero) dengan nilai SAIFI maksimal adalah 3,166 gangguan/pelanggan/tahun
dan SAIDI adalah 137 menit/pelanggan/tahun. Sesuai dengan SPLN 59 tahun 1985,
yang menyatakan bahwa keandalan distribusi ditinjau dari indeks frekuensi dan
durasi gangguan, dan juga standar IEEE (Institute Of Electrical and Electronic
Enginering) yang menyatakan bahwa suatu jaringan distribusi dikatakan andal
jika mampu menyediakan energi listrik 90 % ke atas dalam kurun waktu yang
ditentukan. Sehingga dapat dikatakan sistem jaringan distribusi 20 kV busbar
Pangkep masih andal. Untuk memudahkan hasil perhitungan indeks keandalan maka
digunakan program Matlab 2010. Agar kontinuitas pelayanan tetap terjaga indeks
keandalan masih bisa ditingkatkan lagi dengan lebih memperhatikan perawatan
menggunakan standarisasi perawatan yang lebih disiplin dan managemen perawatan
yang baik.
Penulis: Tri Randi Uetama,
Aris Saputra, Lewi Lewi, Sonong
Kode Jurnal: jptmesindd130544