STUDI CAMPURAN KAPUR PADA TANAH LEMPUNG TERHADAP PERMEABILITAS DAN KECEPATAN KONSOLIDASI (Studi Kasus Tanah Desa Cot Girek Kandang Kecamatan Muara Dua Kabupaten Aceh Utara)

Abstrak: Tanah  lempung  di  desa  Cot  Girek  Kandang  kecamatan  Muara  Dua  Aceh Utara  cenderung  tidak  stabil  karena  sering  mengalami  kelongsoran  pada musim  hujan.  Penstabilan  tanah  dengan  kapur  dolomit  CaMg(CO3)2  lebih dipilih  karena  kepadatan  dan  kekerasannya  yang  dapat  meningkat.  Tujuan pencampuran ini adalah menentukan nilai Cv (koefisien  konsolidasi). Benda uji  meliputi  tanah  tak  terganggu  dan  tak  terganggu  yang  dibentuk  melalui pemadatan  proctor  dengan  persentase  kapur  5%,  7,5%,  dan  10%  dengan jumlah  benda  uji  4  buah.  Campuran  kapur  pada  tanah  lempung  ini  dapat menurunkan nilai Cv hingga 2,33 x 10-4 cm2/min pada beban terberat yaitu 8 kg dengan persentase 5% kapur dibanding pada tanah asli yaitu 1,294 x 10-2 cm2/min dan 0% kapur sebesar 1,296  x 10-2 cm2/min pada beban yang sama. Pada  7,5%  dan  10%  kapur  cv  kembali  meningkat  menjadi  1,23  x  10-2cm2/menit  dan  3,9  x  10-2  pada  beban  8  kg.  Dengan  demikian  pada campuran tanah dengan 5% kapur adalah yang paling baik.  
Kata kunci: Tanah lempung, kapur dolomit, koefisien konsolidasi, triaxial
Penulis: Abdul Jalil, Hajjul Fajrina
Kode Jurnal: jptsipildd160115

Artikel Terkait :