SIMULASI DEBIT DENGAN HYDROCAD BERDASARKAN HUJAN BULANAN DI DAS ALANG
Abstrak: Curah hujan berhubungan
dengan karakteristik DAS. Debit sungai untuk suatu hujan secara langsung
berhubungan dengan lama waktu hujan dan intensitas hujan. Tujuan penelitian ini
adalah (1) mengetahui nilai parameter debit berdasarkan hujan bulanan di DAS
Alang dengan menggunakan Aplikasi HydroCAD, (2) mengetahui berapa korelasi
debit hasil simulasi menggunakan HydroCAD terhadap data observasi, (3)
mengetahui berapa korelasi debit hasil simulasi HydroCAD terhadap data
observasi dengan menggunakan karakter DAS Alang. Penelitian ini adalah
penelitian deskriptif kuantitatif, dimana data yang dipakai merupakan data
sekunder. Data sekunder yang digunakan diperoleh dari instansi BTKPDAS. Tahap
penelitian yang dilaksanakan dengan mengumpulkan data curah hujan harian DAS
Alang, data debit DAS alang pada tahun 2002 – 2012. Hasil hujan wilayah
menggunakan metode Poligo Thiessen. Hujan wilayah diinput kedalam aplikasi
HydroCAD untuk selanjutnya dilakukan uji simulasi debit. Dari aplikasi HydroCAD
akan menghasilkan debit simulasi pada DAS Alang, debit dari hasil simulasi akan
dikorelasikan dengan debit yang diperoleh dari lapangan. Jika harga koefisien
korelasi R 0,8 hingga 1,0 menunjukan korelasi yang baik, sedangkan koefisien
korelasi lebih dari 0,4 hingga dibawah 0,8 menunjukkan korelasi kurang baik,
koefisienya antara 0,2 hingga 0,4 menunjukkan korelasi tidak baik, dan apabila
kurang dari 0,2 dapat diabaikan.
Hasil penelitian menunjukan bahwa data Curve Number CN dan Time
Concentation TC sangat berpengaruh dalam simulasi debit dengan menggunakan
aplikasi HydroCAD. Kurang keakuratannya data debit lapangan sehingga nilai
korelasi tidak merata, dan hasil dari korelasi debit simulasi dan debit
lapangan dengan menggunakan metode Time Concentration yang berbeda-beda
diantaranya metode Ponce, metode Rasional, Metode SCS. Menggunakan TC metode
Ponce menghasilkan nilai korelasi 0,8 hingga 1,0 pada tahun 2004, 2006, 2009,
2011, 2012, menggunakan TC metode Rasional menghasilkan korelasi 0,8 hingga 1,0
pada tahun 2004, 2006, 2011, 2012, menggunakan TC metode SCS menghasilkan
korelasi 0,8 hingga 1,0 pada tahun 2004, 2006, 2009, 2011, 2012. Dapat
disimpulkan TC metode Ponce dan TC metode SCS memiliki persamaan besar
koefisien korelasi. TC metode Ponce dan TC metode SCS dapat diaplikasikan pada
DAS Alang.
Penulis: Berklyson Tarigan,
Rintis Hadiani, Suyanto
Kode Jurnal: jptsipildd140624