PERBANDINGAN ANALISA BESAR DAYA DUKUNG PONDASI BORE PILE MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA TERHADAP METODE ANALITIK DAN METODE LOADING TEST
ABSTRAK: Dalam setiap bangunan
diperlukan pondasi sebagai dasar bangunan yang kuat dan kokoh. Untuk mengetahui
daya dukung dari pondasi bore pile, biasanya dilakukan pengujian beban tiang
statis aksial (loading test). Dalam perencanaannya, sangatlah penting dilakukan
analisis mengenai daya dukung pondasi.
Dalam kaitannya dengan hal tersebut, penulis mengadakan penelitian
tentang daya dukung aksial bore pile tunggal yang dihitung dengan metode elemen
hingga (MEH) dibandingkan dengan metode analitis dan metode loading test. Lalu
juga dibandingkan mengenai komparasi kurva beban dengan penurunan.
Berdasarkan hasil analisis kapasitas daya dukung tiang tunggal, jenis
tanah dari penelitian ini berupa tanah kohesif diantaranya jenis lanau
kelempungan hingga lanau berpasir. Untuk tiang ΓΈ 100 cm didapatkan nilai daya
dukung menggunakan program MEH adalah 571,5 ton. Dan besar penurunan maksimum
saat diberikan beban secara siklik 150% yaitu sebesar 6300 ton, dari hasil
output program MEH adalah 205,42 mm, sedangkan dari interpretasi uji beban
statis diperoleh sebesar 97,69 mm.
Penulis: Arby Wira Karya S
Kode Jurnal: jptsipildd150223