PENGUJIAN KEKUATAN SAMBUNGAN KOMPOSIT KUDA-KUDA BAMBU DENGAN PERLAKUAN SAMBUNGAN LEM EPOXY-RESIN DALAM PERENCANAAN KUDA-KUDA

Abstract: Pengetahuan konstruksi bambu belum banyak dilakukan penelitian-penelitian untuk mendapatkan cara konstruksi bambu yang bermaksud untuk menghemat pemakaian kayu. Perkembangan teknologi di bidang  bahan-bahan khususnya untuk struktur kayu telah diproduksi lem epoxy-resin (brosur lem) yang mempunyai mutu perekat tinggi dan memiliki daya pemikul tinggi dan jika sambungan dengan perekat ini digabungkan denagan Kekuatan atau kapasitas sambungan baut dan paku yang penjelasanya telah dipaparkan dalam PPKKI NI-5 1961 Namun penjelasan untuk kekuatan sambungan perekat belum dijelaskan secara rinci  dalam PPKKI NI-5 1961. Literatur peraturan maupun standar perencanaan kayu belum ada yang membahas tentang perhitungan kekuatan lem sehingga penelitian  ini sangat penting dilakukan untuk mengetahui kekuatan lem dan bambu tersebut.
Kekuatan lem tersebut diteliti melalui eksperiman menggunakan beberapa percobaan yaitu geser,lentur,tekan,dan tarik yang bertujuan untuk mendapatkan kekuatan lem tersebut. Untuk menganalisa dari percobaan menggunakan cara perhitungan struktur kuda-kuda komposit bambu-kayu. didapat hasil perhitungan yang sebelumnya dianalisa melalui perhitungan struktur kuda-kuda komposit kayu. pengujian karakteristik bahan didapatkan kuat geser kayu mahoni Kuat geser yang diuji sebesar  54 kg/cm2Kuat geser bambu tali/apus (Gigantochloa apus) sebesar 10 kg/cm2. Pada percobaan 1 yang ditampilkan pada gambar  IV.2 terjadi peningkatan  yang setabil sehingga diperoleh nilai 75 KN, pengujian ini dianggab sempurna karena terjadi sasaran setabil sampai dengan pembebanan 75 KN,sedangkan pada percobaan 2 angka beban berhenti pada nilai 11.5 KN  itu berarti terjadi penurunan beban yang signifikan antara percobaan 1 dengan percobaan 2. pengujian ini belum bisa dianggap sempurna karena beban berhenti di nilai 11.5 KNHasil pengujian kuat tekan pada komposit bambu-kayu, diperoleh tegangan rata-rata sebesar 2.175 N/mm2, Sedangkan  Hasil pengujian kuat lentur pada pada percobaan I komposit bambu-kayu Tegangan lentur (σlt) =  = 35 KN pengujian kuat lentur pada percobaan II komposit bambu-kayu Tegangan lentur (σlt) =  = 57 KN terjadi peningkatan yang signifikan antara percobaan I dan percobaan II.
Kata Kunci: Kayu mahoni, bambu tali/apus (Gigantochloa apus), lem epoxy-resin
Penulis: AHSANUL FIKRI ROSYIDIN, KUSNAN
Kode Jurnal: jptsipildd150185

Artikel Terkait :